Padang — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan jumlah pengguna jasa kereta api selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih yang berlangsung pada 14–17 Mei 2026.
Tercatat sebanyak 30.379 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api, atau sekitar 107 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 28.432 kursi.
Pihak PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar menilai tingginya angka tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel di Sumatera Barat. Moda ini dinilai semakin diminati karena menawarkan keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu, serta terbebas dari kemacetan jalan raya.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang menjadi bukti bahwa layanan kereta api semakin diterima sebagai pilihan transportasi utama masyarakat.
“Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus berkembang terhadap layanan kereta api. Saat ini, kereta api menjadi salah satu moda transportasi publik yang efisien, nyaman, aman, serta lebih ramah lingkungan,” ujarnya pada Senin (18/5/2026).
Dari seluruh layanan yang beroperasi, KA Pariaman Ekspres menjadi yang paling banyak diminati dengan total 24.092 pelanggan, atau sekitar 142 persen dari kapasitas 16.960 kursi. Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 2.897 pelanggan dan KA Minangkabau Ekspres mencatat 3.390 pelanggan.
Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga mencatat lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi selama periode tersebut, yaitu Stasiun Padang dengan 9.080 pelanggan, Stasiun Pariaman 6.410 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.506 pelanggan, Stasiun Naras 2.066 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.392 pelanggan.
Untuk kedatangan, Stasiun Padang kembali menempati posisi teratas dengan 8.709 pelanggan, disusul Stasiun Pariaman 6.899 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.332 pelanggan, Stasiun Naras 1.895 pelanggan, serta Bandara Internasional Minangkabau dengan 1.584 pelanggan.
Reza menambahkan bahwa peningkatan minat masyarakat ini tidak terlepas dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi pelayanan pelanggan, operasional, maupun perawatan sarana dan prasarana.
Ia juga menegaskan bahwa ketepatan waktu perjalanan yang bebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api di wilayah Sumatera Barat.
Pihak KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI guna menghindari kehabisan tiket.
“Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” tutup Reza.(des*)












