HUT ke-77 Bhayangkara, Puluhan Bonsai Dipamerkan di Sespim Polri Lembang KBB

HUT ke-77 Bhayangkara
Puluhan pohon bonsai cantik dipamerkan di Sespim Lemdiklat Polri untuk memeriahkan HUT ke-77 Bhayangkara

Bandung Barat – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 Bhayangkara, puluhan tanaman bonsai berbagai jenis telah dipamerkan di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari Senin (26/6/2023).

Pameran ini menjadi salah satu acara yang diadakan untuk merayakan HUT ke-77 Bhayangkara. Tanaman bonsai yang dipamerkan memiliki harga bervariasi, mulai dari jutaan hingga ratusan juta rupiah. Masyarakat dapat mengunjungi pameran yang berlangsung mulai tanggal 26 hingga 28 Juni 2023 tersebut.

Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Bandung, Tedi Priatna, mengungkapkan kegembiraannya atas kesempatan berpartisipasi dalam perayaan HUT Bhayangkara tahun ini. Menurutnya, pameran ini secara tidak langsung dapat membuka peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif.

“Dengan adanya pameran ini, kami berharap dapat memajukan pelaku ekonomi kreatif. Kami berterima kasih kepada Polri yang telah memberikan peluang kepada komunitas dan ekonomi kreatif untuk tumbuh melalui ajang pameran seperti ini,” ujar Tedi Priatna.

Baca Juga  Polri Buka Posko Bantuan Terpusat di Pondok Cabe untuk Salurkan Donasi ke Aceh dan Sumatera

Tedi Priatna juga menyatakan bahwa melalui acara ini, Polri telah berhasil melakukan terobosan dalam pendekatan seni budaya dan pariwisata. Sebagai bagian dari aset bangsa, Polri memberikan kesempatan bagi komunitas dan ekonomi kreatif untuk berkembang melalui pameran ini.

Salah satu dari 66 bonsai yang dipamerkan dan menarik perhatian adalah bonsai Cemara Sinensis. Bonsai ini menarik perhatian pengunjung tidak hanya karena harganya yang fantastis, tetapi juga karena usianya yang telah mencapai puluhan tahun.

Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, mengatakan bahwa kegiatan pameran bonsai yang melibatkan para penggemar bonsai merupakan bagian dari upaya menanamkan seni, budaya, dan membangun sektor pariwisata. Dwilaksana menyebutkan bahwa potensi tanaman bonsai sangat besar dan dapat diolah menjadi karya seni yang memukau.

Selain itu, Dwilaksana juga menyampaikan bahwa pendekatan melalui seni budaya dan pariwisata akan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Dalam filosofi tersebut, manusia akan melalui seni dapat mengasah hati agar dapat melihat manusia sebagai aset utama bangsa dan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga  KLB PWI Cikarang, Momentum Penyatuan PWI Indonesia

“Saya berharap seni bonsai akan terus berkembang. Kita perlu peduli terhadap bumi ini, menjaga kebersihan, mengatasi masalah sampah, menjaga kualitas udara, air, pohon, dan habitat yang ada,” ujar Kasespim Lemdiklat Polri.(des)