Pasbar  

150 Ton Beras Siap Disalurkan, Polres Awasi Penimbunan

ilustrasi

Pasaman Barat– Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatra Barat, menyalurkan sebanyak 60 ton beras dengan harga terjangkau kepada masyarakat sebagai bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, didampingi Kabag Ops Kompol Muzhendra, menyampaikan bahwa penyaluran beras murah tersebut telah dilakukan sejak 9 Agustus 2025 bekerja sama dengan Perum Bulog.

“Total 60 ton beras sudah kami distribusikan. Tujuannya untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran,” ujar Agung di Simpang Empat, Senin (15/9).

Menurutnya, selisih harga cukup signifikan. Jika harga beras lima kilogram di pasaran mencapai Rp70 ribu, Polres menjualnya hanya Rp63 ribu.

Baca Juga  Cara Efektif Gunakan Air Cucian Beras untuk Percepat Pertumbuhan Tanaman

Program ini dilaksanakan di 11 kecamatan dengan melibatkan jajaran Polsekperangkat nagari, tokoh masyarakat, serta pemuda di 90 nagari se-Pasaman Barat. Ke depan, Polres menargetkan penyaluran hingga 150 ton beras agar manfaatnya semakin luas dan harga pasar tetap terkendali.

“Harapannya masyarakat lebih mudah mendapatkan beras, sekaligus menjaga kestabilan harga,” tambah Agung.

Di sisi lain, Kompol Muzhendra menegaskan bahwa kegiatan pangan murah ini juga dimaksudkan untuk mencegah praktik curang, seperti penimbunan dan pengoplosan beras.

“Kami lakukan pengawasan ketat. Bila ditemukan permainan harga, penimbunan, atau pengoplosan, akan ditindak sesuai aturan hukum,” tegasnya.

Selain menyalurkan beras, jajaran Polres juga menggelar sosialisasi dan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.(des*)