Padang – Pengembangan pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism di Kota Padang akan kembali mendapat warna baru menjelang penghujung 2026. Pemerintah Kota Padang bersama DPD Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas Sumatera Barat sedang menyiapkan ajang lari nasional bertajuk Bela Negara Fun Run 2026.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemko Padang dan DPD IKAL Lemhannas Sumbar di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (28/9/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima langsung Ketua DPD IKAL Lemhannas Sumbar Nafryzal Carlo bersama jajaran pengurus. Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Syahendri Barkah serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas teknis pelaksanaan Bela Negara Fun Run yang direncanakan berlangsung pada 20 Desember 2026. Tanggal itu dipilih bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara.
Ketua DPD IKAL Lemhannas Sumbar Nafryzal Carlo mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bela negara yang memiliki kaitan erat dengan Sumatera Barat.
Menurutnya, nilai-nilai patriotisme di Ranah Minang tidak terlepas dari sejarah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
“Bela Negara Fun Run ini digelar untuk mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai bela negara memiliki sejarah yang kuat di Sumatera Barat, khususnya melalui perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI),” ujar Nafryzal.
Panitia menargetkan sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian. Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas bersama jajaran pengurus pusat juga direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
Konsep kegiatan dibuat agar dapat diikuti masyarakat secara luas. Panitia menyiapkan kategori lari 5 kilometer yang terbuka untuk umum. Selain itu, kategori khusus pelajar juga tengah dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan nilai bela negara kepada generasi muda.
Untuk rute dan lokasi pelaksanaan, panitia masih melakukan pembahasan. Beberapa kawasan di Kota Padang yang mempunyai nilai sejarah sedang dipertimbangkan agar pelaksanaan kegiatan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memiliki unsur edukasi.
Meski mengusung konsep fun run dan tidak berorientasi pada kompetisi, peserta nantinya tetap akan mendapatkan berbagai hadiah dan penghargaan yang disiapkan panitia.
Rencana tersebut mendapat dukungan dari Pemko Padang. Wali Kota Padang Fadly Amran menyebut kegiatan Bela Negara Fun Run sejalan dengan program unggulan Jelajah Padang, yang antara lain mendorong kemajuan pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengenalan sejarah melalui pendekatan budaya dan digital.
Fadly menilai kehadiran peserta dari luar daerah berpotensi memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat. Para peserta dan pendamping yang datang ke Padang diharapkan turut menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, serta usaha pariwisata.
“Kita sukseskan kegiatan ini. Kegiatan ini juga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian Kota Padang, termasuk sektor perhotelan, UMKM, dan pariwisata, serta meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Fadly.
Ia juga berharap berbagai kegiatan olahraga seperti lomba lari dapat dikembangkan menjadi agenda rutin dalam kalender pariwisata Kota Padang.
Menurut Fadly, minat masyarakat terhadap ajang lari cukup tinggi. Selain Bela Negara Fun Run, sejumlah kegiatan serupa juga telah digelar dan dalam waktu dekat Kota Padang dijadwalkan menjadi lokasi Water Run yang diselenggarakan Perumda Air Minum Kota Padang serta Peradi Run.
“Sebelumnya ada Kafh Run, BOM Run. Ini perlu kita pikirkan bersama bagaimana kegiatan-kegiatan seperti ini bisa menjadi kegiatan tahunan dan menjadi kegiatan rutin kalender pariwisata Kota Padang,” ujarnya.(des*)












