9 Khasiat Nanas yang Jarang Disadari, dari Imunitas hingga Pencernaan

Ilustrasi buah nanas.
Ilustrasi buah nanas.

JakartaNanas dikenal sebagai buah tropis yang mudah dikenali, baik dari bentuknya yang unik maupun cita rasanya yang khas. Perpaduan manis, segar, dan sedikit asam membuat buah ini digemari banyak orang.

Di balik kenikmatannya, nanas menyimpan potensi kesehatan yang besar. Kandungan vitamin, mineral, serta enzim alaminya menjadikan buah ini kerap dikaitkan dengan berbagai manfaat medis. Tidak mengherankan jika nanas telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Berikut sembilan manfaat nanas yang dipercaya baik bagi tubuh:

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Nanas mengandung kombinasi vitamin, mineral, dan enzim yang bekerja bersama untuk memperkuat sistem imun. Kandungan tersebut membantu meredam peradangan, yang sering menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Menurut ahli gizi Anjali Mukerjee, bromelain dalam nanas berperan melancarkan aliran darah dengan membantu relaksasi pembuluh darah. Buah ini juga memiliki sifat antikoagulan alami yang dapat menurunkan risiko pembekuan darah, sehingga berpotensi mengurangi ancaman serangan jantung dan stroke.

3. Menekan Risiko Kanker

Peradangan kronis dan stres oksidatif dapat memicu pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bromelain dalam nanas mampu membantu menekan peradangan tersebut. Meski hasilnya menjanjikan, para pakar masih terus mengembangkan riset lanjutan pada manusia.

4. Melawan Stres Oksidatif

Nanas kaya akan antioksidan yang membantu tubuh menetralisir radikal bebas. Healthline menjelaskan bahwa stres oksidatif terjadi ketika radikal bebas menumpuk dan merusak sel, sehingga memicu berbagai penyakit kronis.

5. Meredakan Nyeri Sendi

Bromelain memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat bagi penderita radang sendi. Studi tahun 2020 menunjukkan bahwa suplemen berbasis enzim nanas memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat pereda nyeri dalam menangani osteoartritis, khususnya di area punggung bawah.

6. Mempercepat Pemulihan Otot

Setelah berolahraga, otot sering mengalami peradangan. Mengonsumsi nanas atau smoothie berbahan nanas dapat membantu proses pemulihan. Efek anti-inflamasi buah ini membantu merilekskan jaringan otot yang tegang.

7. Mendukung Program Diet

Nanas kerap masuk dalam menu diet karena dipercaya membantu pembakaran lemak. Meski bukti kuat baru ditemukan pada penelitian hewan, ahli gizi Julia Zumpano menyebut bahwa memasukkan nanas ke pola makan harian tetap merupakan pilihan sehat bagi mereka yang menjaga berat badan.

8. Membantu Penyembuhan Kulit

Menurut Zumpano dari Cleveland Clinic, nanas merupakan satu-satunya sumber alami bromelain. Enzim ini membantu regenerasi jaringan, meredakan nyeri, dan mengurangi pembengkakan pada area yang mengalami cedera.

9. Melancarkan Pencernaan

Bromelain adalah enzim pencernaan yang membantu memecah protein, sehingga penyerapan nutrisi di usus menjadi lebih optimal, terutama saat mengonsumsi daging. Selain itu, kandungan seratnya turut menjaga kelancaran sistem cerna.

Kandungan Gizi Nanas (per 165 gram)

Berdasarkan data dari MedicineNet, satu cangkir potongan nanas mengandung:

Energi: 82,5 kkal

Air: 142 gram

Serat: 2,3 gram

Karbohidrat: 21,6 gram

Protein: 0,89 gram

Vitamin C: 79 mg

Selain itu, nanas juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, zinc, serta vitamin A, E, K, dan folat.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Meski aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, nanas tidak lepas dari risiko. Penderita diabetes perlu membatasi asupan karena kandungan gula dan karbohidratnya cukup tinggi.

Bagi sebagian orang, bromelain dapat memicu reaksi alergi atau gangguan pencernaan seperti diare dan nyeri perut. Ahli gizi Breanna Woods, RD, mengingatkan bahwa konsumsi berlebihan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, mual, hingga nyeri ulu hati. Kandungan asam dan enzim pada nanas segar juga kerap menyebabkan sensasi perih atau gatal di lidah.(BY)