Jakarta – Seorang pria muda berinisial ABT di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diamankan aparat kepolisian setelah diketahui menyamar sebagai anggota polisi demi memikat wanita yang disukainya. Dalam aksinya, ia mengenakan seragam polisi dan mengaku bertugas sebagai personel Polresta Denpasar.
Penyamaran tersebut terungkap ketika ABT mendatangi seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi wanita incarannya di sebuah sekolah di Kecamatan Gumukmas, Jember. Sikapnya yang dianggap mencurigakan membuat warga melapor kepada pihak kepolisian.
Saat diperiksa, ABT mengakui bahwa dirinya bukan anggota Polri. Polisi juga menemukan kartu tanda anggota (KTA) polisi yang diduga palsu di dalam penguasaannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, seragam polisi yang digunakan pelaku dibeli melalui platform belanja online. Dalam kehidupan sehari-hari, ABT diketahui bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Kepada penyidik, ABT mengaku sengaja menyamar karena merasa statusnya sebagai pengemudi ojol tidak cukup untuk menarik perhatian wanita yang ia sukai.
Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetyo, membenarkan adanya penanganan terhadap kasus tersebut. Menurutnya, pelaku menggunakan atribut kepolisian dengan tujuan memperoleh simpati dari perempuan yang sedang didekatinya.
“Yang bersangkutan mengenakan seragam polisi untuk merayu seorang wanita yang sedang ia dekati dengan harapan bisa mendapatkan perhatian dan memenangkan hatinya,” kata Ipda Andry.
Meski telah diamankan dan diperiksa, ABT belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mendalami kasus tersebut karena sejauh ini belum ada laporan mengenai dugaan penipuan, pemerasan, atau pihak yang merasa dirugikan akibat aksinya.
Penyidik juga terus memeriksa pelaku untuk memastikan motif secara menyeluruh serta menelusuri kemungkinan adanya tindakan lain yang dilakukan selama mengaku sebagai anggota kepolisian.(des*)












