Padang  

Akhmad Munir Siap Dukung PWI Sumbar Tingkatkan Kompetensi

Silaturahmi Ketum PWI dengan Pengurus PWI Sumbar
Silaturahmi Ketum PWI dengan Pengurus PWI Sumbar
Padang – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menekankan pentingnya penguasaan jurnalisme bencana bagi wartawan di Sumatera Barat.
Sebagai salah satu provinsi yang kerap terdampak bencana, Sumatera Barat memerlukan jurnalis yang tidak hanya mampu meliput peristiwa, tetapi juga mengedukasi publik serta berperan dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.
“PWI Pusat siap mendukung PWI Sumbar dalam memperkuat kapasitas jurnalisme bencana bagi wartawan di daerah ini,” ujar Akhmad Munir saat bersilaturahmi dengan pengurus PWI Sumbar di RM Ketagiaan, Jalan Samudera, Padang, Minggu malam (21/12).
Silaturahmi yang berlangsung hangat itu dihadiri Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris Firdaus Abie, Bendahara Reviandi, sejumlah wakil ketua, Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi, serta Kepala Biro Antara Sumbar Syarif Abdullah.
Dalam diskusi tersebut, Ketua DKP PWI Sumbar menyoroti peran wartawan dalam penanganan bencana. Wartawan diharapkan dapat membantu publik, khususnya korban dan masyarakat terdampak bencana, dengan laporan yang informatif, edukatif, dan mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Belajar dari bencana banjir dan longsor belakangan ini, wartawan Sumbar perlu mendapatkan pelatihan khusus jurnalisme bencana. Kami berharap PWI Pusat mendukung program ini,” kata Zul Effendi.
Akhmad Munir menyambut baik usulan tersebut. Mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode ini menekankan bahwa Indonesia, khususnya Sumatera Barat, membutuhkan wartawan yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam liputan kebencanaan.
Menurut Munir, jurnalisme bencana meliputi seluruh tahapan, mulai mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan dan rehabilitasi. Liputan ini tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong empati, menggerakkan partisipasi publik, dan menghindari sensasionalisme.
“Di Jepang, wartawan menyoroti perjuangan petugas dan relawan membantu warga terdampak. Tujuannya untuk mengundang empati dan mendorong partisipasi masyarakat,” jelas Munir.
Sebagai provinsi rawan bencana, Sumatera Barat membutuhkan wartawan yang mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, pengusaha, dan komunitas, untuk mendukung mitigasi, penanganan, dan pemulihan bencana.
PWI Pusat: Konsolidasi dan Dukungan Berkelanjutan
Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara hadir di Sumatera Barat mendampingi Komisi VII DPR RI dalam kunjungan ke daerah terdampak bencana, terutama Kabupaten Padang Pariaman, Senin (22/12). Kunjungan ini membahas dukungan terhadap sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata yang terdampak bencana.
“Sebelum kunjungan resmi, saya menyempatkan bersilaturahmi dengan pengurus PWI Sumbar. Ini provinsi keenam yang saya kunjungi setelah terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat,” kata Munir. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Aceh, Medan, Lampung, Jawa Tengah, dan NTB.
Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan sejumlah kabar positif terkait konsolidasi PWI pasca-Kongres Persatuan di Cikarang. Verifikasi anggota berjalan lancar, dan komunikasi dengan mitra strategis seperti Dewan Pers, Kementerian Kominfo, Kantor Staf Presiden, serta Kapolri dan Kemenko Polkam sudah terjalin baik.
“Salah satu kabar baik, Kapolri mendukung penuh program Uji Kompetensi Wartawan. Silakan koordinasi dengan Kapolda setempat,” ujar Munir. Ia juga menyampaikan peluang program kepemilikan rumah bagi anggota PWI yang belum memiliki rumah, dengan subsidi khusus dari Kementerian PKP.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyatakan akan segera menindaklanjuti, termasuk pendataan anggota yang berminat mengikuti program perumahan. Ia juga mengungkapkan bahwa pengukuhan pengurus PWI Sumbar periode 2024–2029 yang belum dilantik, dijadwalkan berlangsung pekan ketiga Januari 2026.(des*)
Baca Juga  Plh Wali Kota Padang Lepas Jenazah Korban Longsor di Sitinjau Lauik