Kuasa Hukum PT SRM Minta Polda Kalbar Usut Tuntas

Belasan WNA asal China ditangkap setelah menyerang lima anggota TNI
Belasan WNA asal China ditangkap setelah menyerang lima anggota TNI
Jakarta – Belasan warga negara asing (WNA) asal China diamankan pihak Imigrasi KetapangKalimantan Barat, setelah terlibat penyerangan terhadap anggota TNI dan warga sekitar area tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM) di Desa Pemuatan BatuKecamatan Tumbang Titi,
Insiden ini juga menimbulkan kerusakan pada beberapa kendaraan perusahaan. Petugas menemukan sejumlah senjata tajam, airsoft gun, serta alat kejut listrik yang diduga digunakan para pelaku.
Peristiwa bermula saat petugas keamanan bersama anggota TNI menindaklanjuti aktivitas drone di sekitar lokasi tambang. Saat itu, mereka berhadapan dengan kelompok WNA yang kemudian menyerang aparat.
Kuasa hukum PT SRM, Muhamad Fajri, telah melaporkan kejadian ini ke Polda Kalbar. Ia menekankan bahwa tindakan kekerasan terhadap aparat tidak dapat ditoleransi dan meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
“Kami sangat menyesalkan insiden ini dan berharap Polda Kalbar mengusutnya hingga tuntas. Penyerangan oleh WNA terhadap aparat jelas tidak bisa diterima,” ujar Muhamad Fajri.
Saat ini, belasan WNA yang terlibat telah diamankan oleh Imigrasi Ketapang untuk pendataan dan proses hukum selanjutnya.(des*)
Baca Juga  Pemerintah Siapkan Aturan Resmi Pencairan THR 2025