PT Chery Sales Indonesia Klaim Mobilnya Tahan Etanol, Bahkan hingga 100 Persen

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Menyusul rencana pemerintah menerapkan bahan bakar bensin bercampur etanol 10 persen (E10), sejumlah pengguna kendaraan mulai mempertanyakan apakah mobil mereka aman menggunakan jenis BBM tersebut. Namun, PT Chery Sales Indonesia (CSI) memastikan bahwa seluruh pengguna mobil Chery di Tanah Air tidak perlu cemas.

Perusahaan otomotif asal Tiongkok itu mengklaim, beberapa model yang mereka pasarkan di Indonesia sudah siap menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol tinggi. Bahkan, beberapa tipe Chery disebut mampu beroperasi dengan etanol murni atau E100.

Perwakilan Product Planning PT CSI, Yusuf, menjelaskan bahwa pada buku panduan pemilik kendaraan—khususnya untuk model Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH—tercantum rekomendasi bahan bakar minimal RON 91, yang juga dapat menggunakan campuran etanol mulai dari E22 hingga E100.

Baca Juga  AI CoE Hadir, Indonesia Perkuat Lima Pilar Strategis Kecerdasan Buatan

“Huruf ‘E’ pada E10, E30, atau E100 menunjukkan kadar etanol dalam bahan bakar sesuai regulasi pemerintah. Berdasarkan pengujian internal kami, kendaraan Chery sudah mampu menerima campuran hingga E100,” ujar Yusuf di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Chery terus menyesuaikan produknya agar selaras dengan aturan pemerintah Indonesia, termasuk terkait standar emisi dan bahan bakar ramah lingkungan. Ia juga menyebut, kendaraan Chery diproduksi dengan spesifikasi global sehingga mampu memenuhi regulasi di berbagai negara dengan standar emisi ketat.

“Kami tetap memantau situasi di pasar karena ada sebagian pihak yang khawatir atau menolak bahan bakar campuran etanol. Jadi, kami pastikan semua langkah kami mengikuti perkembangan dan kebutuhan pengguna,” lanjutnya.

Meski begitu, Yusuf memahami bahwa masyarakat masih memiliki kekhawatiran mengenai efek etanol terhadap mesin. Untuk itu, pihaknya berkomitmen melakukan pemeriksaan menyeluruh setiap kali kendaraan menjalani servis rutin di bengkel resmi.

Baca Juga  Jadwal Korea Open 2024, Dua Wakil Indonesia Tampil Hari Ini

“Setiap kali pelanggan melakukan perawatan berkala, teknisi kami akan melakukan pemeriksaan sistem kendaraan dengan alat pemindai khusus. Hal ini bertujuan agar potensi kerusakan akibat penggunaan bahan bakar tertentu dapat terdeteksi sejak dini,” tutupnya.(BY)