Temuan Baru, Rotasi Inti Bumi Berubah, Dampaknya pada Durasi Hari

Rotasi Inti Bumi
Rotasi Inti Bumi

Jakarta – Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature telah mengungkap bahwa rotasi inti Bumi mengalami perlambatan selama 14 tahun terakhir. Temuan ini menyoroti potensi untuk memengaruhi durasi satu hari secara keseluruhan.

Inti Bumi, yang merupakan bongkahan padat besi dan nikel seukuran Bulan, terletak sekitar 4.800 kilometer di bawah permukaan. Dikelilingi oleh inti luar yang terdiri dari lapisan logam cair super panas dan mantel Bumi yang lebih padat, fenomena rotasi yang lambat ini telah tercatat dengan rinci melalui pemetaan seismik dan analisis gempa bumi selama beberapa dekade terakhir.

Dr. John Vidale, seorang ahli seismologi dari University of Southern California, Dornsife, yang terlibat dalam studi ini, mengungkapkan kebingungannya awalnya ketika menemukan perubahan signifikan dalam rotasi inti Bumi. “Namun, dengan lebih dari dua lusin pengamatan mendukung pola ini, hasilnya tidak dapat disangkal,” kata Vidale dalam pernyataannya.

Baca Juga  Kucuran Utang China, Mengungkap Realitas Pemberi Utang Terbesar Dunia

Studi ini menunjukkan bahwa perubahan rotasi inti Bumi dapat mempengaruhi rotasi lapisan luar planet ini dalam jangka panjang. Meskipun dampaknya sangat kecil, sekitar seperseribu detik, perubahan ini memberikan wawasan baru tentang dinamika internal planet kita.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap penyebab pasti dari perlambatan ini. Salah satu teori yang diajukan adalah interaksi kompleks antara inti bagian dalam yang lebih padat dan perubahan dalam inti luar Bumi yang cair. Dengan teknologi dan pemahaman yang terus berkembang, ilmuwan optimis dapat mengungkap lebih banyak misteri tentang inti Bumi yang tetap menjadi salah satu rahasia alam yang paling menarik bagi sains modern. (des)