Tips Makan Gado-gado agar Tak Kebanyakan Kalori

Sepiring gado-gado bisa menyimpan 'jebakan' kalori berlebih.
Sepiring gado-gado bisa menyimpan 'jebakan' kalori berlebih.

Jakarta – Gado-gado selama ini dikenal sebagai salah satu pilihan makanan yang cukup bergizi. Kombinasi berbagai jenis sayuran di dalamnya membuat makanan khas Indonesia ini kerap dipilih sebagai menu yang kaya serat.

Namun, kandungan kalori dalam seporsi gado-gado bisa meningkat cukup signifikan jika penggunaan saus kacang tidak diperhatikan. Bumbu yang dituangkan terlalu banyak menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai.

Dokter spesialis gizi klinis Igus Ulfa Yaze menjelaskan, kacang pada dasarnya bukan bahan makanan yang harus dihindari. Persoalannya terletak pada jumlah saus yang dikonsumsi.

Menurut Yaze, kacang memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Terlebih, saus gado-gado umumnya dibuat dengan tambahan bahan lain seperti gula. Karena itu, semakin banyak bumbu yang dikonsumsi, semakin besar pula asupan kalori yang masuk ke tubuh.

Kondisi tersebut sering kali tidak disadari karena keberadaan sayuran membuat gado-gado terlihat sebagai menu yang sehat. Padahal, tambahan saus kacang dalam jumlah berlebihan dapat membuat total kalorinya jauh lebih tinggi.

Baca Juga  Hobi Makan Siomay Tiap Hari? Waspadai Risiko Tekanan Darah Tinggi

Atur Porsi Saus Kacang

Bumbu kacang sebenarnya tetap dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Kacang mengandung protein nabati, serat, lemak, vitamin, serta sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh.

Yang perlu diperhatikan adalah takaran saus yang digunakan. Yaze menyarankan agar konsumsinya tidak berlebihan dan bumbu sebaiknya disajikan secara terpisah dari sayuran.

Dengan cara tersebut, seseorang dapat menentukan sendiri berapa banyak saus yang ingin ditambahkan. Jumlah bumbu kacang juga dianjurkan dibatasi sekitar dua hingga tiga sendok makan untuk satu porsi.

Cara lain yang dapat diterapkan adalah dengan mencocol sayuran ke dalam saus. Metode ini membuat bumbu yang menempel pada makanan lebih mudah dikendalikan dibandingkan menuangkan saus dalam jumlah banyak ke seluruh isi piring.

Dampak Asupan Kalori Berlebih

Mengonsumsi kalori melebihi kebutuhan tubuh secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap obesitas.

Obesitas sendiri berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan dan menjadi salah satu faktor risiko terjadinya penyakit seperti diabetes, gangguan jantung, serta stroke.

Baca Juga  Makan Buah Setelah Nasi? Ini Risiko untuk Pencernaan dan Gula Darah

Selain dampak terhadap berat badan, makanan dengan kandungan kalori tinggi juga dapat memengaruhi sistem penghargaan di otak. Konsumsi makanan tertentu dapat memicu pelepasan dopamin yang berkaitan dengan munculnya rasa senang atau puas.

Jika pola tersebut berlangsung berulang, seseorang dapat semakin terbiasa mencari makanan yang memberikan sensasi kenikmatan serupa. Kondisi ini berpotensi membuat pengaturan nafsu makan menjadi lebih sulit dan mendorong konsumsi makanan secara berlebihan.

Karena itu, menikmati gado-gado tetap bisa menjadi pilihan menu yang baik, selama komposisi dan jumlah saus kacangnya diperhatikan. Sayuran tetap menjadi bagian penting, sementara penggunaan bumbu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori masing-masing.(BY)