Padang  

Nelayan Temukan Jasad Pelajar Korban Arus Sungai

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban hanyut
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban hanyut

Padang – Upaya pencarian terhadap seorang pelajar SMP yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Batang Arau, Kota Padang, akhirnya membuahkan hasil. Josua Perkasa (15), siswa kelas VIII SMP Murni, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (16/8/2026) pagi.

Jasad Josua ditemukan oleh seorang nelayan di sekitar perairan Pulau Sinyaru sekitar pukul 06.30 WIB. Korban kemudian dievakuasi ke Dermaga Muara Padang dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.

Operasi pencarian korban dipimpin Kanit 1 Subdit Binmasair dan Potdirga Ditpolairud Polda Sumbar, Ipda Ambrizal. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran sejak Josua dilaporkan hilang pada Jumat (14/8/2026).

Josua merupakan warga Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Ia diketahui tengah bermain bersama sejumlah rekannya di aliran Sungai Batang Arau, kawasan dekat Surau Batu, setelah pulang sekolah pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat mereka sedang mandi di sungai, hujan deras tiba-tiba mengguyur kawasan tersebut. Kondisi itu membuat volume dan arus sungai meningkat dengan cepat. Josua dan salah seorang rekannya, Orlen Ananta Purnama Gulo (12), yang tidak pandai berenang kemudian terseret derasnya arus.

Baca Juga  Rutan Padang Dorong Pembinaan Positif Lewat PORSENAP

Rivaldo Laia dan Mai Putra Jaya Zega sempat memberikan pertolongan kepada Orlen yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Orlen berhasil dibawa ke tepi sungai dan kemudian dilarikan ke rumah Bidan Gusniati di Seberang Padang hingga akhirnya berhasil diselamatkan.

Sementara Josua tidak berhasil ditemukan saat kejadian dan dinyatakan hilang terbawa arus. Pencarian kemudian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang melibatkan Ditpolairud Polda Sumbar, Satpolairud Polresta Padang, BPBD Kota Padang, PMI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, masyarakat, serta nelayan setempat.

Pada hari ketiga pencarian, petugas bersama warga dan nelayan menyisir kawasan perairan menggunakan perahu karet. Tidak lama kemudian, nelayan menemukan jasad Josua di sekitar Pulau Sinyaru.

Direktur Polairud Polda Sumbar Kombes Pol Ibnu Bagus Santoso membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel SAR, masyarakat, dan nelayan yang ikut membantu proses pencarian selama tiga hari.

Baca Juga  Rio Grande do Sul Dilanda Banjir, Pencarian Korban Terhambat Cuaca Buruk

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengingatkan masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak ketika berada di luar rumah. Pengawasan dinilai semakin penting ketika cuaca buruk berpotensi menyebabkan peningkatan debit dan arus sungai.(des*)