Jakarta – Hasil undian FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan laga yang telah lama dinantikan pecinta sepak bola Asia Tenggara. Tim Nasional Indonesia dipastikan berada satu grup dengan Malaysia, sehingga rivalitas klasik kedua negara akan kembali tersaji setelah lima tahun tidak saling berhadapan di ajang resmi.
Turnamen yang telah masuk dalam kalender FIFA Matchday tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, kompetisi kali ini menggunakan sistem dua divisi, yakni Divisi 1 dan Divisi 2, sehingga setiap pertandingan akan berkontribusi terhadap perolehan poin peringkat FIFA masing-masing negara.
Penyelenggara juga membuka partisipasi lebih luas dengan menghadirkan 14 hingga 16 negara anggota ASEAN Football Federation (AFF) serta sejumlah tim undangan dari luar kawasan Asia Tenggara. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memperkuat daya tarik turnamen.
Pada Divisi 1, delapan tim terbaik dibagi ke dalam dua grup. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Indonesia Masuk Grup A
Berdasarkan hasil pengundian yang diumumkan pada Rabu (29/7/2026), skuad Garuda tergabung di Grup A bersama India yang tampil sebagai tim undangan, serta dua negara tetangga, Malaysia dan Singapura.
Sementara itu, Grup B dihuni oleh Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Kehadiran Malaysia di Grup A langsung menjadi sorotan karena mempertemukan dua rival yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Asia Tenggara. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti sepanjang turnamen.
Jika melihat catatan pertemuan kedua tim, persaingan berlangsung cukup berimbang. Dari lebih dari 70 pertandingan resmi, Malaysia masih unggul dalam jumlah kemenangan, sedangkan Indonesia juga telah mengoleksi puluhan kemenangan atas rivalnya tersebut.
Pertemuan terakhir keduanya di turnamen resmi terjadi pada Piala AFF 2020 yang digelar pada Desember 2021. Saat itu, Indonesia tampil dominan dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Malaysia.
Berpeluang Bertemu Sebelum Turnamen Dimulai
Menariknya, duel Indonesia kontra Malaysia berpotensi terjadi lebih awal sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai. Peluang itu terbuka melalui ajang Piala AFF 2026 yang saat ini masih berlangsung.
Malaysia sementara memimpin klasemen Grup B setelah mengoleksi enam poin berkat kemenangan atas Myanmar dengan skor 2-1 dan kemenangan telak 4-0 saat menghadapi Laos.
Di sisi lain, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup A dengan tiga poin usai mengalahkan Kamboja 5-1.
Apabila Malaysia berhasil menutup fase grup sebagai juara Grup B dan Indonesia lolos sebagai runner-up Grup A, kedua tim akan saling berhadapan di babak semifinal.
Kemungkinan lain juga tetap terbuka. Jika keduanya finis dengan posisi yang sama di grup masing-masing—baik sama-sama juara grup maupun sama-sama runner-up—Indonesia dan Malaysia masih berpeluang bertemu pada partai final, dengan syarat mampu melewati lawan masing-masing di semifinal.
Dengan demikian, pecinta sepak bola berpotensi menyaksikan dua edisi laga klasik Indonesia melawan Malaysia dalam waktu yang berdekatan. Pertanyaannya kini, apakah duel panas itu akan lebih dulu tersaji di Piala AFF 2026 atau baru berlangsung saat FIFA ASEAN Cup 2026 digelar beberapa bulan kemudian.(BY)












