Jakarta – Banyak pengguna mengira usia sebuah ponsel Android hanya dihitung sejak pertama kali dibeli. Padahal, dalam dunia teknologi, umur perangkat ditentukan oleh tanggal peluncuran produk serta lamanya dukungan perangkat lunak yang diberikan oleh produsen.
Setiap smartphone Android memiliki masa dukungan resmi yang menjadi acuan sampai kapan perangkat tersebut masih menerima pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan. Setelah masa tersebut berakhir atau memasuki fase end of life (EOL), ponsel memang masih dapat digunakan, tetapi tidak lagi memperoleh perlindungan maupun fitur terbaru dari pabrikan.
Kondisi tersebut membuat perangkat lebih rentan terhadap ancaman keamanan seperti malware, virus, hingga upaya peretasan karena celah keamanan yang ditemukan tidak lagi diperbaiki melalui pembaruan.
Masa Dukungan Berbeda di Tiap Merek
Lama dukungan perangkat Android tidak sama untuk setiap produsen. Smartphone kelas premium umumnya memperoleh masa pembaruan yang lebih panjang dibandingkan model kelas menengah atau entry-level.
Sebagai contoh, seri flagship terbaru dari Samsung maupun Google Pixel kini mendapatkan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga sekitar tujuh tahun. Sebaliknya, beberapa perangkat kelas menengah dari produsen seperti Xiaomi dan Motorola biasanya hanya memperoleh dukungan selama kurang lebih tiga tahun sejak pertama kali dirilis.
Dua Jenis Pembaruan Android
Secara umum, pembaruan yang diterima perangkat Android terbagi menjadi dua kategori utama.
1. Update Sistem Operasi Android
Google merilis versi Android terbaru setiap tahun dengan membawa berbagai fitur baru, peningkatan performa, serta penyempurnaan antarmuka. Ketika perangkat tidak lagi menerima pembaruan ini, sejumlah aplikasi terbaru berpotensi tidak dapat dijalankan secara optimal atau bahkan tidak lagi kompatibel.
2. Update Keamanan
Selain pembaruan sistem operasi, produsen juga rutin mendistribusikan pembaruan keamanan. Tujuannya untuk menutup celah keamanan, memperbaiki bug, serta meningkatkan perlindungan perangkat dari berbagai ancaman siber.
Jika pembaruan keamanan berhenti diberikan, risiko kebocoran data maupun serangan malware akan semakin meningkat, meskipun ponsel masih terlihat berfungsi normal.
Cara Mengecek Masa Dukungan HP Android
Bagi pengguna yang ingin mengetahui apakah ponselnya masih mendapat pembaruan resmi, pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui situs khusus yang menyediakan informasi masa dukungan berbagai perangkat Android.
Berikut langkah-langkahnya:
Masuk ke menu Pengaturan (Settings) untuk mengetahui tipe atau model HP yang digunakan.
Buka situs endoflife.date melalui browser.
Pilih kategori Device, kemudian tentukan merek smartphone, misalnya Samsung, Xiaomi, Motorola, atau lainnya.
Cari model perangkat yang digunakan.
Setelah itu akan muncul informasi mengenai tanggal peluncuran perangkat, estimasi berakhirnya pembaruan sistem operasi Android, serta masa dukungan pembaruan keamanan.
Situs tersebut juga menampilkan indikator warna sebagai penanda status dukungan. Warna kuning menunjukkan perangkat mulai mendekati akhir masa dukungan, sedangkan warna merah menandakan smartphone telah melewati periode pembaruan resmi dari produsen.(BY)












