Padang  

Kebanggaan Sumbar, Dua Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka di HUT RI 2026

Ahmad Alfatih siswa asal SMAN Agam Cendekia, dan Ulya Kirena Halim siswi SMAN 2 Kota Padang Panjang.
Ahmad Alfatih siswa asal SMAN Agam Cendekia, dan Ulya Kirena Halim siswi SMAN 2 Kota Padang Panjang.

Padang – Dua generasi muda terbaik asal Sumatera Barat (Sumbar) dipercaya untuk mewakili daerah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Kedua pelajar tersebut adalah Ahmad Alfatih dari SMAN Agam Cendekia, Kabupaten Agam, serta Ulya Kirena Halim, siswi SMAN 2 Kota Padang Panjang. Mereka berhasil menembus seleksi tingkat nasional setelah sebelumnya lolos dari tahapan seleksi di tingkat provinsi.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumbar, sekaligus menunjukkan keberhasilan daerah dalam membina generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga merupakan hasil dari pembinaan generasi muda yang dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat. Artinya, pembinaan generasi muda di daerah kita berjalan dengan baik hingga mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional,” ujarnya di Padang, Selasa (23/6/2026).

Mahyeldi juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar dalam terus memperkuat program pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya melalui seleksi Paskibraka yang tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.

Baca Juga  Arsip Inaktif Pemprov Sumbar Ditargetkan Tersimpan Rapi di Record Center Padang

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Mursalim, menjelaskan bahwa proses seleksi calon Paskibraka tingkat provinsi berlangsung ketat dan transparan, dengan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga.

Seleksi tersebut diikuti oleh 86 peserta dari 19 kabupaten/kota di Sumbar dan digelar pada 8 hingga 13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Pemprov Sumbar. Para peserta harus melewati berbagai tahapan, seperti Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Samapta, hingga penilaian kepribadian dan tahap akhir (pantukhir).

Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, terpilih enam peserta terbaik yang kemudian mewakili Sumbar pada tahap verifikasi nasional di Jakarta.

Hasil verifikasi yang dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026 menetapkan dua perwakilan Sumbar lolos sebagai calon Paskibraka tingkat nasional.

“Alhamdulillah, dua perwakilan kita berhasil lolos ke tingkat nasional, yaitu Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kireina Halim dari Kota Padang Panjang,” kata Mursalim.

Keduanya dijadwalkan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) di Desa Bahagia selama kurang lebih 45 hari, mulai Juli hingga Agustus 2026. Setelah itu, mereka akan menjalankan tugas mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.

Baca Juga  PLN Tegaskan Komitmen Energi Bersih untuk Sektor Pertanian Sumbar

Adapun peserta lain yang lolos di tingkat provinsi akan mengikuti diklat pada 1–18 Agustus 2026 di UPTD BKOM Pelkes Sumbar sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di daerah.

Pemerintah Provinsi Sumbar menilai capaian ini tidak sekadar prestasi, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkelanjutan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui pencapaian ini, Sumbar kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga siap menjadi representasi daerah di tingkat nasional serta mengharumkan nama daerah.(des*)