Jakarta – Pabrikan otomotif asal Tiongkok, DFSK, resmi memperkenalkan model E5 Plus dengan konfigurasi setir kanan di Hong Kong. Kehadiran varian ini memicu spekulasi bahwa kendaraan tersebut akan segera masuk ke pasar Indonesia.
Model E5 Plus diproyeksikan akan meramaikan segmen kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang saat ini mulai berkembang di Tanah Air.
Ekspansi Global DFSK
Sebelumnya, E5 Plus telah lebih dulu dipasarkan di sejumlah wilayah seperti Afrika Utara dan Amerika Selatan. Peluncuran versi setir kanan menjadi bagian dari strategi lanjutan DFSK dalam memperluas jangkauan globalnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Presiden DFSK, Amy Gong, menyatakan bahwa E5 Plus menjadi awal dari pembaruan besar dalam lini produk perusahaan. Ke depan, DFSK berencana meningkatkan inovasi teknologi, memperluas portofolio kendaraan, serta mempercepat ekspansi internasional.
Indonesia Jadi Pasar Prioritas
Di sisi lain, perwakilan PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis DFSK di Asia Tenggara.
Menurutnya, peluncuran E5 Plus versi setir kanan menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia, terutama dengan mengedepankan aspek teknologi, kenyamanan, dan fungsi bagi keluarga modern.
Komitmen DFSK terhadap pasar Indonesia juga terlihat dari rencana produksi lokal. E5 Plus nantinya akan dirakit di pabrik milik PT Sokonindo Automobile yang berlokasi di Cikande, Serang, Banten.
Fasilitas produksi tersebut telah mengadopsi standar industri 4.0 dengan tingkat penggunaan teknologi robotik hingga 90 persen. Selain memenuhi kebutuhan domestik, pabrik ini juga berperan sebagai basis produksi untuk pasar ekspor.(BY)












