Padang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah guna memenuhi tingginya kebutuhan layanan kesehatan di daerah tersebut.
Setiap harinya, kebutuhan darah di Kota Padang diperkirakan mencapai sekitar 200 kantong. Untuk menghindari kekurangan pasokan, kerja sama dengan berbagai pihak menjadi langkah penting yang terus diperkuat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan tersebut, PT Semen Padang bersama PMI menggelar kegiatan donor darah massal di Gedung Serba Guna (GSG) perusahaan pada Rabu (17/6/2026). D.ari kegiatan ini, berhasil dikumpulkan sebanyak 312 kantong darah yang berasal dari karyawan dan masyarakat sekitar.
Sekretaris Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sumatera Barat sekaligus pengurus PMI Kota Padang, Ramli Pama, menyampaikan bahwa setiap kantong darah yang terkumpul memiliki peran sangat penting dalam menyelamatkan nyawa. Darah tersebut digunakan untuk berbagai keperluan medis, seperti penanganan korban kecelakaan, tindakan operasi, persalinan, hingga pasien dengan anemia dan gangguan darah lainnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Semen Padang, panitia, serta seluruh karyawan yang telah berpartisipasi secara sukarela dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ramli, kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan stok darah sangat signifikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya harus aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan pasokan darah tetap terjaga.
Selain kegiatan di PT Semen Padang, PMI Kota Padang juga memperluas jangkauan donor darah ke wilayah lain, termasuk Kecamatan Pauh. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah stok darah sekaligus menambah jumlah pendonor sukarela.
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini bukan hanya bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi juga merupakan bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata.
Ia menyebutkan bahwa melalui aksi donor darah, masyarakat diajak untuk saling peduli, berbagi, dan membantu sesama yang membutuhkan.
Iskandar menambahkan, kegiatan donor darah ini dilaksanakan secara rutin setiap dua bulan, atau setidaknya lima kali dalam setahun. Pada tahun ini, kegiatan tersebut sudah memasuki pelaksanaan kedua, dengan target pengumpulan rata-rata 350 kantong darah setiap kegiatan.
Ketua panitia donor darah, Dina Armidya, mengungkapkan bahwa sebelumnya pada April 2026, pihaknya berhasil mengumpulkan 369 kantong darah. Meski jumlah kali ini sedikit di bawah target, antusiasme peserta tetap tinggi.
Ia menyampaikan bahwa sejak pagi hari para pendonor sudah memadati lokasi untuk mengikuti proses pemeriksaan sebelum donor. Dina juga mengapresiasi kerja tim medis PMI yang berjumlah 35 orang dalam memastikan kegiatan berjalan lancar.
Menurutnya, setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain membantu sesama, kegiatan donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Beberapa peserta mengaku merasakan perubahan positif pada kondisi tubuh mereka.
Amir Hamzah, salah satu karyawan yang telah 14 kali mendonorkan darah, mengaku merasakan tubuhnya lebih sehat sejak rutin donor. Ia bahkan menyebut keluhan kesemutan yang sebelumnya sering dialami kini berkurang.
Hal serupa disampaikan Amri Yusran Nasution yang telah lebih dari 30 kali berdonor. Meski usianya sudah di atas 50 tahun, ia merasa tubuhnya tetap bugar.
Sementara itu, Zamris, yang telah 39 kali mendonorkan darah, mengajak masyarakat untuk tidak ragu berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa satu kantong darah dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain, sehingga masyarakat yang sehat diharapkan tidak takut untuk menjadi pendonor.(des*)












