Padang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara resmi melepas keberangkatan kontingen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang akan mengikuti ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen tidak semata-mata untuk mengejar prestasi di tingkat nasional, tetapi juga membawa tanggung jawab sebagai duta daerah yang mencerminkan karakter Sumbar yang rukun, terbuka, serta menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.
Acara pelepasan tersebut digelar di Istana Gubernuran Sumatera Barat pada Selasa (16/6/2026). Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Sumatera Barat, para pelatih, pendamping, serta seluruh anggota kontingen Pesparawi Sumbar.
Arry menyampaikan bahwa Pesparawi merupakan agenda berskala nasional yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni paduan suara gerejawi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan merawat keberagaman di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan kontingen Sumbar membawa misi penting, yaitu mengangkat nama daerah di tingkat nasional sekaligus menunjukkan bahwa Sumatera Barat adalah daerah yang hidup dalam harmoni, menghargai perbedaan, serta berpegang pada nilai-nilai budaya yang kuat.
“Kontingen Pesparawi Sumatera Barat ini membawa amanah besar sebagai representasi daerah. Selain berkompetisi, mereka juga menjadi cerminan masyarakat Sumbar yang beradab, santun, dan mampu hidup berdampingan dengan berbagai perbedaan,” ujar Arry.
Menurutnya, seluruh peserta yang akan tampil di Manokwari merupakan perwakilan terbaik daerah. Oleh karena itu, mereka diharapkan tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal dan seni yang maksimal, tetapi juga memperlihatkan sikap yang mencerminkan budaya Minangkabau yang dikenal sopan, ramah, dan menghargai orang lain.
Arry juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan sikap selama berada di Papua Barat. Ia menekankan agar seluruh anggota kontingen menghormati adat dan budaya masyarakat setempat, sekaligus menjalin hubungan baik dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Dimanapun berada, pegang teguh filosofi Minangkabau: di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati budaya lokal dan jadilah duta Sumatera Barat yang mampu memperkuat persaudaraan serta persatuan bangsa,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta seluruh peserta menjaga kesehatan fisik dan mental selama perjalanan maupun selama perlombaan berlangsung. Kekompakan tim, menurutnya, menjadi kunci penting untuk memberikan penampilan terbaik di ajang nasional tersebut.
Ia berharap kontingen Sumbar tidak hanya berfokus pada target kemenangan, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai ruang untuk menunjukkan dedikasi, kerja keras, serta semangat kebersamaan.
“Berikan penampilan terbaik dengan penuh kebanggaan sebagai putra-putri daerah. Jika dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh dedikasi, hasil terbaik akan mengikuti,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Arry juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan kontingen, termasuk LPPD Sumbar, para pelatih, serta para pendamping yang telah bekerja keras hingga kontingen siap diberangkatkan.
Kontingen Pesparawi Nasional XIV Sumatera Barat dijadwalkan berangkat ke Manokwari, Papua Barat pada 17 Juni 2026 untuk mengikuti rangkaian kegiatan serta perlombaan bersama peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.(des*)












