Padang – Gangguan pada sistem kelistrikan melanda sebagian wilayah Pulau Sumatra pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.44 WIB. Akibat insiden tersebut, aliran listrik padam di sejumlah daerah yang mencakup Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Riau.
Menanggapi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat bergerak cepat dengan menurunkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan dan sistem kelistrikan yang terdampak.
Dari hasil investigasi di lapangan, gangguan diketahui berasal dari jalur transmisi 275 kilovolt (kV) yang menghubungkan Muara Bungo dengan Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Kerusakan pada jalur transmisi vital itu dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) UID Sumatra Barat, Yesi Yuliani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat terhentinya pasokan listrik di berbagai wilayah terdampak.
Ia menjelaskan, tim teknis PLN telah berhasil menangani gangguan pada jaringan transmisi dan segera melanjutkan proses pemulihan secara bertahap di sisi pembangkit. Upaya itu dilakukan agar pasokan listrik dapat kembali normal dengan aman dan stabil.
Pada hari kedua setelah gangguan terjadi, proses pemulihan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Berdasarkan pembaruan data pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 07.20 WIB, pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra Barat telah mencapai sekitar 73 persen.
Seluruh gardu induk di wilayah Sumatra Barat yang berjumlah 21 unit dilaporkan sudah kembali beroperasi. Selain itu, sebanyak 287 penyulang dari total 394 penyulang terdampak juga telah kembali aktif untuk menyalurkan listrik ke pelanggan.
PLN menegaskan akan terus mempercepat proses normalisasi jaringan hingga seluruh wilayah terdampak kembali mendapatkan pasokan listrik sepenuhnya. Masyarakat pun diimbau tetap tenang serta memantau informasi resmi terkait perkembangan pemulihan melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan pelanggan PLN 123.(des*)












