Tim SAR dan Warga Bersatu, Lansia 71 Tahun di Pasaman Ditemukan Setelah Seharian Hilang

Nenek 71 Tahun yang Tersesat di Kebun Pasaman Ditemukan Selamat.
Nenek 71 Tahun yang Tersesat di Kebun Pasaman Ditemukan Selamat.

Pasaman – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang perempuan lanjut usia yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berada di kawasan kebun Batang Paku, Nagari Simpang Utara, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Korban diketahui bernama Izwiana (71), warga Alahan Mati, Pasaman. Ia ditemukan dalam keadaan selamat setelah proses pencarian yang melibatkan tim SAR, aparat, serta masyarakat setempat.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, menjelaskan bahwa laporan orang hilang pertama kali diterima dari Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto, pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 07.03 WIB.

“Begitu laporan masuk, tim rescue Pos SAR Pasaman langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian,” ujar Novi.

Sebelumnya, korban diketahui pergi ke kebun di kawasan Batang Paku pada Jumat (8/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga malam hari, ia tidak kembali ke rumah.

Pihak keluarga bersama warga dan aparat nagari sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi hasilnya belum membuahkan hasil hingga akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Basarnas.

Menindaklanjuti laporan itu, lima personel rescue dari Pos SAR Pasaman segera diterjunkan ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan.

Baca Juga  Korupsi Dana Desa 2022, Mantan Wali Nagari Panti Resmi Ditahan

Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.20 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan sebelum melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi titik hilangnya korban.

Pencarian dilakukan di wilayah perkebunan hingga perbukitan dengan medan cukup sulit. Dalam operasi tersebut, tim juga menggunakan berbagai peralatan seperti drone, perlengkapan mountaineering, alat komunikasi, perlengkapan medis, hingga kendaraan rescue.

Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 15.50 WIB dalam kondisi selamat, berjarak sekitar 700 meter dari lokasi awal yang diduga menjadi titik hilangnya.

“Korban ditemukan selamat dan langsung dievakuasi ke rumah keluarganya,” jelas Novi.

Evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 16.25 WIB, kemudian seluruh unsur yang terlibat melaksanakan evaluasi atau debriefing operasi pencarian.

Setelah korban berhasil ditemukan, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Dalam proses pencarian tersebut, berbagai unsur terlibat mulai dari Pos SAR Pasaman, BPBD Pasaman, Polsek Bonjol, relawan, hingga masyarakat setempat. Total personel gabungan yang dikerahkan mencapai lebih dari 60 orang.

Baca Juga  Gagahnya Kapolda Sumbar Irjen Teddy, Cek Vaksinasi sambil Tunggangi Harley

Mereka menyisir area kebun dan hutan dengan medan yang cukup menantang. Beruntung, kondisi cuaca yang cerah turut membantu kelancaran proses pencarian hingga korban dapat ditemukan dengan selamat.

Basarnas Padang juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dan sinergi di lapangan menjadi faktor penting keberhasilan pencarian.

“Berkat kolaborasi semua unsur, korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Novi Yurandi.(des*)