Mamuju – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, tidak hanya mengapresiasi antusiasme generasi muda dalam lomba menggambar, mewarnai, dan puisi, tetapi juga memberikan dukungan langsung terhadap kreativitas mereka dalam kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas yang digelar Ditlantas Polda Sulbar di Mall Matos Mamuju, Rabu (18/2/26).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turun langsung ke area lomba yang diikuti peserta usia dini. Ia menyaksikan anak-anak dengan penuh semangat menyusun komposisi gambar, memilih perpaduan warna, serta menuangkan pesan keselamatan berlalu lintas melalui karya kreatif mereka.
Kehadiran orang nomor satu di Polda Sulbar itu menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta. Ia tampak berbincang akrab dengan anak-anak, mengamati perkembangan karya mereka secara langsung, serta memberikan pujian yang menambah semangat para peserta untuk menampilkan hasil terbaik.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan berlalu lintas yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Semoga Bapak dan Ibu seluruh masyarakat diberikan kedekatan dan keselamatan dalam berlalu lintas sehari-hari,” ujarnya mengawali sambutan.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di jalan raya. “Marilah kita bersama-sama berlalu lintas dengan baik dan tertib. Saya selalu mengingatkan anggota Ditlantas untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati agar mereka dapat sampai tujuan dengan selamat,” tuturnya.
Kapolda turut menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan kepolisian dalam meningkatkan keamanan jalan raya. “Melalui rekayasa lalu lintas yang baik, kami berharap dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya adalah prioritas utama kami,” jelasnya.
Menekankan pentingnya pembinaan sejak dini, ia menambahkan bahwa pendidikan lalu lintas harus ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. “Jika masyarakat tidak tertib berlalu lintas, maka akan banyak yang merasa kecewa dan bahkan mengalami kerugian akibat kecelakaan,” katanya.
Secara khusus kepada generasi muda, Kapolda juga mengimbau para pendidik agar memberikan pemahaman kepada siswa terkait risiko berkendara di usia dini. “Saya juga menghimbau para guru dan kepala sekolah untuk memberikan pemahaman kepada anak didiknya bahwa mengendarai motor pada usia muda tidak dianjurkan, karena secara psikologis dan emosional mereka belum siap menghadapi tantangan di jalan raya,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari orang tua peserta serta perwakilan sekolah se-Sulawesi Barat. Dukungan Kapolda terhadap kreativitas anak-anak dalam kampanye tersebut semakin memperkuat komitmen bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini di wilayah Sulawesi Barat.
(ard)












