Padang – Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, mendapat amanah untuk mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, selama kunjungan kerjanya ke Sumbar pada Kamis (4/11/2025). Dalam agenda tersebut, Wapres dijadwalkan meninjau kawasan yang terdampak paling parah di Palembayan, Kabupaten Agam.
Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Gibran turun dari pesawat Boeing 737-400 TNI AU dengan nomor registrasi A-7309. Andre Rosiade langsung menyambut kedatangan Wapres, yang tiba tanpa pengamanan ketat dan menyalaminya begitu turun di apron bandara.
Wapres Gibran turut didampingi Wamendagri Bima Arya, Wakil Menteri BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta beberapa pejabat lainnya. Setelah berbincang singkat, rombongan kemudian bergeser ke helikopter NAS-332 Super Puma milik TNI AU yang sudah menunggu di landasan. Sekitar 20 menit kemudian, helikopter berwarna putih dengan garis merah itu lepas landas menuju Palembayan, diikuti tiga helikopter lain yang membawa bantuan.
Andre Rosiade menyampaikan bahwa ia mendampingi Wapres untuk bertemu para korban banjir bandang yang terjadi pada 27 November lalu. Dalam kesempatan itu, Gibran memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar serta meninjau rencana penanganan pascabencana. Masa tanggap darurat di Sumbar diketahui akan berakhir pada 8 Desember 2025.
“Ini menunjukkan besarnya perhatian Pemerintah Pusat kepada Sumbar. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah meninjau langsung lokasi bencana di Kasai, Batang Anai, Padang Pariaman,” ujar Andre yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.
Kunjungan Wapres Gibran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat proses mitigasi bencana, memulihkan infrastruktur yang rusak termasuk jembatan yang terputus, serta memperkuat penanganan darurat di daerah terdampak banjir bandang dan longsor.
Usai menyelesaikan agenda di Sumbar, Wapres Gibran melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sebelum bertolak menuju Kabupaten Aceh Singkil yang juga terdampak serius akibat bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari terakhir.(des*)












