Fakta Risiko Susu Mentah, Mengandung Bakteri Berbahaya yang Mengancam Jiwa

Susu mentah atau raw milk adalah susu yang diambil langsung dari sapi tanpa melalui proses pasteurisasi. Apakah boleh minum susu mentah?
Susu mentah atau raw milk adalah susu yang diambil langsung dari sapi tanpa melalui proses pasteurisasi. Apakah boleh minum susu mentah?

Jakarta Susu mentah atau raw milk merupakan susu yang diperoleh langsung dari hewan ternak tanpa proses pasteurisasi. Lantas, apakah aman untuk dikonsumsi?

Sebagian orang menganggap susu mentah lebih alami dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih terjaga karena tidak melalui proses pemanasan. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Mengonsumsi susu yang belum dipasteurisasi justru berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang serius.

Bolehkah minum susu mentah?

Para ahli tidak merekomendasikan konsumsi susu mentah. Alasannya, raw milk memiliki risiko tinggi membawa bakteri penyebab penyakit bawaan makanan (foodborne illness). Hal ini dijelaskan dalam laporan Health serta ditegaskan oleh American Academy of Pediatrics.

Susu mentah dapat mengandung sejumlah bakteri berbahaya, seperti Salmonella, E. coli, Listeria, Campylobacter, hingga Mycobacterium tuberculosis.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition Today pada 2015 menyebutkan bahwa sekitar sepertiga sampel susu mentah yang diuji mengandung bakteri penyebab penyakit serius.

Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat, sepanjang 1998–2018 terjadi 202 wabah penyakit di Amerika Serikat yang berhubungan dengan konsumsi raw milk. Dalam periode tersebut tercatat 2.645 kasus infeksi dan lebih dari 200 orang harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga  Dibalik Murahnya BBM Iran, Subsidi Jumbo hingga Risiko Penyelundupan

Mengapa susu dipasteurisasi?

Pasteurisasi dilakukan dengan memanaskan susu pada suhu tertentu untuk mematikan bakteri berbahaya. Metode ini mulai diterapkan di AS sejak tahun 1920-an untuk menekan angka penyakit akibat kontaminasi makanan.

Selain membuat susu lebih aman, pasteurisasi juga memperpanjang umur simpan produk. Proses pemanasan ini tidak mengurangi nilai gizi susu secara signifikan, sehingga susu pasteurisasi tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Klaim bahwa susu mentah lebih sehat dan lebih bernutrisi belum terbukti secara ilmiah. Di sisi lain, bahaya konsumsi susu mentah jauh lebih besar dibandingkan manfaat yang digadang-gadang.

Bahaya minum susu mentah

Susu mentah yang terkontaminasi bisa menyebabkan gejala seperti diare, muntah, demam, kram perut, sakit kepala, hingga tubuh terasa sangat lemas.

Masalah kesehatan yang lebih berat juga dapat timbul, seperti gangguan ginjal, sindrom Guillain-Barré (gangguan saraf), bahkan kematian.

Baca Juga  Mitos atau Fakta, Saldo Dana Gratis Langsung Cair ke Akun OVO dari Aplikasi?

Kelompok rentan—mulai dari anak kecil, ibu hamil, orang lanjut usia, hingga pasien dengan imunitas rendah—berada pada risiko komplikasi yang jauh lebih tinggi. Pada ibu hamil, infeksi bakteri dari susu mentah dapat membahayakan janin.

Kesimpulan:
Susu mentah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena potensi kontaminasi bakteri dan risiko kesehatan yang sangat besar. Dibandingkan raw milk, susu pasteurisasi lebih aman, lebih tahan lama, dan tetap memiliki kandungan gizi yang baik.(BY)