Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 70 Orang, Termasuk Anak-anak

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Serangan udara Israel kembali menghantam Jalur Gaza dan menewaskan sedikitnya 70 orang, menurut laporan sejumlah sumber medis. Padahal, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya telah mendesak Israel untuk menghentikan gempuran setelah Hamas menyatakan kesediaan membebaskan sandera sesuai proposal gencatan senjata yang diajukannya.

Mengutip laporan Al Jazeera, Minggu (5/10/2025), sedikitnya 45 orang tewas akibat serangan udara Israel pada Sabtu (4/10). Gempuran tersebut terjadi di kawasan Gaza yang dalam beberapa pekan terakhir terus menjadi sasaran serangan, sehingga memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi ke wilayah selatan yang padat penduduk.

Di kawasan Tuffah, Kota Gaza, serangan Israel menghantam sebuah rumah dan menewaskan 18 orang serta melukai sejumlah lainnya. Ledakan juga merusak bangunan di sekitar lokasi.

Badan pertahanan sipil Gaza melalui pernyataan di Telegram mengungkapkan, tujuh anak berusia dua bulan hingga delapan tahun turut menjadi korban jiwa. Sementara itu, serangan lain yang menargetkan kamp pengungsian di al-Mawasi, Gaza selatan, menewaskan dua anak dan melukai delapan orang lainnya.(des*)