Wabup, Imunisasi Hak Anak, Bukan Tanggung Jawab Dinkes Saja

Pemkab Padang Pariaman bersama PKK menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Zero Dose
Pemkab Padang Pariaman bersama PKK menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Zero Dose

Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Tim Penggerak PKK menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Zero Dose—sebuah langkah strategis untuk menjangkau anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi. Acara ini berlangsung di halaman Kantor Camat Ulakan Tapakis.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bidang IV TP PKK Pusat, Ny. Safriati Syafrizal, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, beserta rombongan. Kedatangan mereka disambut oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama Ketua TP PKK Kabupaten, Ny. Nita Christanti Azis, serta jajaran pejabat daerah dan tokoh perempuan setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menekankan bahwa imunisasi adalah hak dasar anak yang wajib dipenuhi oleh negara. Ia mengungkapkan masih adanya anak-anak di Padang Pariaman yang belum mendapatkan imunisasi, dan hal ini menjadi tantangan yang harus diatasi secara kolaboratif.

“Tak boleh ada satu pun anak yang tertinggal dari haknya untuk mendapatkan imunisasi. Ini bukan semata tanggung jawab dinas kesehatan, tetapi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, mulai dari camat, wali nagari, hingga kader PKK harus terlibat aktif,” tegas Wabup.

Ia juga mengajak masyarakat untuk proaktif memberikan edukasi kepada orang tua agar tidak ragu terhadap pentingnya imunisasi.

Senada dengan Wabup, Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, turut menyoroti dampak serius dari rendahnya cakupan imunisasi. Ia menekankan bahwa keraguan masyarakat terhadap vaksinasi harus segera dihapus.

“Anak-anak yang belum diimunisasi sangat rentan terhadap penyakit menular. Ini tidak hanya membahayakan mereka secara pribadi, tapi juga mengancam kesehatan lingkungan sekitar. PKK berkomitmen mendampingi masyarakat untuk memastikan anak-anak menerima imunisasi lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, menyebut tingginya angka Zero Dose sebagai tantangan krusial yang juga dihadapi wilayah lain di Sumbar, termasuk Padang Pariaman. Target imunisasi terhadap lebih dari 4.200 anak memerlukan sinergi dari seluruh pihak, khususnya Pokja IV PKK.

Sebagai bentuk komitmen, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan buku saku imunisasi dari Pokja IV TP PKK Pusat kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat dan Ketua TP PKK Padang Pariaman. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud keseriusan seluruh pihak dalam mendukung program imunisasi.

Sosialisasi berlanjut di Aula Kantor Camat Ulakan Tapakis, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk Kepala Perangkat Daerah, Kemenag Padang Pariaman, Ketua MUI dan LKAAM Kabupaten, Kepala Puskesmas se-Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan dan Nagari, serta para tokoh masyarakat dan kader PKK.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya penghapusan Zero Dose di Kabupaten Padang Pariaman dapat berjalan lebih masif dan efektif, demi terciptanya generasi masa depan yang sehat, kuat, dan terlindungi.(des*)