![]() |
| Menandai kunjungan ke Kota Pekanbaru, Plh Sekda Kab Solok Edisar menerima plakat kenang-kenangan dari staf ahli Walikota setempat drg. Helda disaksikan kepala OPD lainya, Jum’at (3/9). (ist) |
Arosuka – Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyambut hangat kunjungan Pemkab Solok sebagai tindak lanjut Kerjasama antara kedua daerah yang memiliki visi hampir sama, yakni meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Walikota Pekanbaru diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, drg.Helda menyampaikan,
tujuan pertemuan kedua daerah untuk membahas serta mendiskusikan bagaimana tindak lanjut dari hasil kesepakatan dari masing – masing kepala daerah yang beberapa waktu lalu juga berkunjung ke Kabupaten Solok.
“Pertemuan ini juga membahas peluang -peluang dan syarat -syarat yang akan kita siapkan di masing-masing OPD,” kata Helda.
Hal itu disampaikan Staf Ahli Walikota Pekanbaru ketika menerima rombongan Pemkab Solok yang dipimpin Plh. Sekda Edisar, SH, M. Hum., bersama Asisten Eksbangkesra Medi son,S. Sos,M.Si., Kepala Barenlitbang Erizal, SE, MM., Sekretaris Pertanian Miharta Ma ria,S.Pt, Sekretaris DKUKMPP Ahpi Gusta Tusri, S.STP, M.Si, Kabag KSD Devi Pribadi,S.Sos, Kabag Humas Syofiar Syam, S.Sos,M.Si, Kabid Holtikultura Dinas Pertanian Imran Syahrial, SP, Kasubag Kerjasama dengan Pihak Ketiga Ira Krismawati Manik,S.STP, Kasubag Hubungan Perantau Zarlisno Antoni, S.Pd, Kasi Pembinaan Usaha Perdagangan dan Jasa DKUKMPP Hengky Zeef, SE serta Kasubag Layanan Hubungan Media Afriyanto,SH, di balaikota Pekanbaru, Rabu (3/9).
drg Helda dalam kapasitasnya sebagai Walikota Pekanbaru memastikan, pada prinsipnya pihaknya siap mendukung kerja sama ini untuk ditindak lanjuti, selagi itu bisa bermanfaat bagi kedua Daerah
” Disamping tindak lanjut dari kerja sama kita kemaren nantinya kami juga persilahkan bapak Sekda dan rombongan untuk melihat Destinasi Wisata yang ada di Kota Pekanbaru,” tuturnya.
Ikut mendampingi Staf Ahli Walikota Pekanbaru menerima kunjungan rombongan Pemkab Solok selama empat hari, dari 2 sampai 5 September 2021 di Provinsi Riau, diantaranya Kabag KSD Fajri Adha,S.STP, Kabid Sumber Daya Dinas Pariwisata Genta, Dirut PT Sarana Pangan Madani (SPM) Ade Putra Daulay serta Jajaran OPD terkait.
Kabag Kerjasama Kota Pekanbaru Fajri Adha menambahkan, hasil Kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan OPD terkait, mengingat kabupaten solok sangat pas melakukan kerjasama, karena produksi Pekanbaru cuma 30 persen sedangkan 70 persen masih mensuplay dari luar daerah. “Kami siap menampung produk unggulan dari Kabupaten Solok dalam jumlah yang besar,” tegasnya.
Menyambut kepastian itu, Plh Sekretaris Daerah Edisar menyebutkan, pihaknya melakukan kunjungan balasan guna menjajaki kembali tindak lanjut dari kerjasama antara Pemkab Solok dan Pemko Pekanbaru beberapa waktu yang lalu, yaitu Kerjasama dalam peningkatan ekonomi kedua daerah di bidang Pertanian, pariwisata, UMKM dan lainya.
Edisar mengatakan, setelah di Pekanbaru, pihaknya juga akan menjajaki kerjasama dengan Pemerintah kota Dumai, karena memang produk unggulan Kab Solok perlu dijual. “Sebenarnya yang ingin datang adalah bupati langsung. Tetapi karena saat ini kondisi Bupati kurang sehat, maka diwakilkan kepada Plh Sekda,” ucap Edisar.
Plh. Sekda Kab. Solok berharap kerja sama ini dapat membantu pemerintah kabupaten Solok dalam memasarkan produk unggulan yang ada, seperti Beras solok dan Bawang Merah.
Senada, Askoor Bidang Ekbangkesra Medison menyampaikan, saat ini pemerintah daerah kabupaten Solok sudah menanam benih unggul anak daro dan cisokan hasil kerjasama Pemda Kab Solok dengan BPTP Sumbar. “Insya Allah pada saat panen Perdana benih unggul ini, kami akan mengundang Walikota Pekanbaru,” ujarnya.
Dijelaskan, produk unggulan Kabupaten Solok yang paling dominan adalah hasil komoditi di sektor pertanian yang sudah disepakati kerjasamanya, yaitu Bareh Solok dan Bawang Merah. Untuk memasarkan produk unggulan ini, jelas Medison, pihaknya butuh pasar dan salah satu pasar utama adalah Kota Pekanbaru.
Medison menegaskan, Kabupaten Solok siap mensuplay produk-produk unggulan dari sektor UMKM melalui Dinas Koperindag, karena Solok saat ini memilki lebih kurang 12.000 UKM, 8.000 diantaranya bergerak dibidang produksi makanan dan industry rumah tangga. “Dibidang pariwisata, Kabupaten Solok juga memilki keindahan alam yang sangat indah, sehingga menarik minat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Solok, yang tentunya bermuara kepada meningkatkan ekonomi masyarakat,” papar Medison. (von)













