Dedi Mulyadi Curigai Pembakaran Ilalang di Gunung Ciremai

Petugas berupaya memadamkan api
Petugas berupaya memadamkan api

Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menawarkan hadiah sebesar Rp10 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat mengenai pelaku pembakaran ilalang dan pencurian kayu sonokeling di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Kedua aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Dedi, yang dikenal dengan sapaan KDM, mencurigai adanya pihak yang sengaja membakar semak belukar dan ilalang untuk membuka lahan menjelang musim tanam pada November 2026. Selain dugaan pembakaran, ia juga menyoroti praktik pencurian kayu sonokeling di kawasan hutan Gunung Ciremai.

Menurut Dedi, informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ia pun menjanjikan imbalan Rp10 juta bagi warga yang mampu memberikan keterangan valid terkait pelaku pencurian kayu.

“Kami menduga ada yang sengaja membakar ilalang untuk persiapan musim tanam. Selain itu, kami soroti pencurian kayu sonokeling. Bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi akurat mengenai pelaku pencurian kayu, saya siapkan imbalan Rp10 juta,” ujar Dedi di Bandung, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga  Indosat Tingkatkan Infrastruktur Jaringan di IKN dan Kota Penyangga

Di sisi lain, Dedi menyampaikan bahwa kebakaran di kawasan Gunung Ciremai saat ini telah berhasil dikendalikan. Luas wilayah yang terdampak kobaran api diperkirakan mencapai 30 hektare.

Upaya pemadaman sebelumnya dilakukan melalui operasi udara menggunakan helikopter untuk menjatuhkan air atau water bombing. Operasi tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Pertahanan, Markas Besar TNI, TNI Angkatan Udara, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain penanganan dari udara, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengerahkan sedikitnya 500 personel gabungan untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat. Salah satu langkah yang ditempuh ialah memanfaatkan kembali kanal-kanal alami di kawasan hutan guna membatasi penyebaran api.

Baca Juga  Sumbar Kembali Berduka, Longsor Hantam Sejumlah Titik, Jalan Lintas Padang - Bukittinggi Putus Total

Petugas bersama para relawan turut membersihkan sampah yang menyumbat saluran air. Langkah ini dilakukan agar aliran air tetap lancar sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu mencegah kobaran api meluas ke area hutan lainnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi terkait dugaan pembakaran dan pencurian kayu. Keterlibatan warga dinilai penting untuk mendukung pengungkapan kasus sekaligus menjaga kelestarian kawasan Gunung Ciremai.(Pratama)