7 Fitur HP yang Berguna Saat Traveling

Ada beberapa pengaturan ponsel yang sebaiknya diubah saat traveling.
Ada beberapa pengaturan ponsel yang sebaiknya diubah saat traveling.

Jakarta – Ponsel telah menjadi perangkat yang nyaris selalu dibawa saat bepergian. Bukan sekadar alat komunikasi, smartphone kini digunakan untuk menyimpan tiket perjalanan, memeriksa jadwal penerbangan, membuka pemesanan penginapan, hingga mencari rute menuju tempat wisata.

Karena memiliki banyak fungsi selama perjalanan, kondisi dan pengaturan ponsel sebaiknya diperiksa sebelum meninggalkan rumah. Persiapan tersebut menjadi semakin penting ketika bepergian ke luar negeri karena akses internet, keamanan perangkat, maupun penggunaan data bisa menjadi persoalan tersendiri.

Selain menyiapkan paket data atau layanan roaming, ada beberapa fitur bawaan ponsel yang dapat dimanfaatkan agar perjalanan menjadi lebih nyaman. Sebagian fitur memungkinkan aplikasi tetap digunakan tanpa jaringan internet, sedangkan lainnya membantu melindungi perangkat dan mengurangi konsumsi data.

Berikut tujuh pengaturan yang layak diperiksa sebelum bepergian:

1. Simpan Peta Secara Offline

Jangan menunggu sampai tiba di lokasi tujuan untuk mencari peta. Sebelum berangkat, unduh terlebih dahulu area yang akan dikunjungi melalui Google Maps atau Apple Maps.

Peta offline dapat menjadi penyelamat ketika koneksi internet buruk atau tidak tersedia. Sebaiknya lokasi hotel, apartemen, vila, maupun penginapan juga ditandai terlebih dahulu sehingga lebih mudah ditemukan ketika sedang berada di tempat asing.

2. Siapkan Paket Bahasa untuk Terjemahan

Perbedaan bahasa dapat menjadi tantangan tersendiri ketika berlibur ke luar negeri. Agar tidak selalu bergantung pada internet, bahasa yang diperlukan bisa diunduh terlebih dahulu melalui aplikasi penerjemah seperti Google Translate.

Setelah paket bahasa tersedia secara offline, pengguna tetap dapat melakukan penerjemahan meskipun tidak memiliki akses internet. Pada bahasa tertentu, fitur kamera juga bisa dimanfaatkan untuk memahami tulisan pada menu restoran, papan petunjuk, atau informasi lainnya.

Baca Juga  Konsumsi Alpukat Setiap Hari, Tubuh Lebih Fit dan Bebas Peradangan

3. Perkuat Keamanan dari Risiko Pencurian

Kehilangan ponsel saat perjalanan bukan hanya berarti kehilangan perangkat. Berbagai akun, foto, dokumen, hingga informasi pribadi yang tersimpan di dalamnya juga berpotensi disalahgunakan.

Karena itu, fitur antikehilangan atau antipencurian sebaiknya sudah diaktifkan sebelum berangkat. Pengguna iPhone dapat memanfaatkan Stolen Device Protection yang memberikan pengamanan tambahan untuk tindakan sensitif ketika perangkat jatuh ke tangan orang lain.

Pengguna Android juga dapat mengecek fitur Theft Protection yang tersedia pada perangkat tertentu. Fitur yang tersedia dapat berbeda sesuai merek dan model ponsel.

4. Pastikan Perangkat Bisa Dilacak

Selain perlindungan terhadap pencurian, fungsi pelacakan perangkat juga perlu dipastikan aktif. Fitur ini berguna ketika ponsel tertinggal di kendaraan umum, hotel, restoran, atau lokasi lain.

Pada perangkat Apple, jaringan Find My memungkinkan perangkat tertentu ditemukan walaupun sedang tidak tersambung ke jaringan internet. Fitur Send Last Location juga dapat mengirimkan posisi terakhir perangkat ketika daya baterai hampir habis.

Sementara itu, pengguna perangkat Android yang kompatibel dapat memanfaatkan Find Hub untuk membantu menemukan perangkat yang hilang.

5. Lengkapi Informasi Medis dan Kontak Darurat

Pengaturan informasi darurat sering kali terlupakan sebelum melakukan perjalanan. Padahal, fitur tersebut dapat sangat membantu apabila pengguna mengalami kondisi darurat dan tidak dapat memberikan informasi secara langsung.

Pemilik iPhone dapat mengisi Medical ID dengan informasi seperti alergi, kondisi kesehatan tertentu, maupun nomor kontak darurat. Jika opsi untuk menampilkannya dari layar terkunci diaktifkan, informasi tersebut dapat dilihat tanpa harus membuka ponsel.

Sejumlah perangkat Android juga menyediakan fitur serupa untuk menyimpan informasi darurat. Fitur ini semakin penting bagi orang yang bepergian seorang diri atau memiliki alergi dan kondisi medis tertentu.

Baca Juga  Rumah Paku, Kisah Huang Ping dan Jalan Tol yang Menembus Rumahnya

6. Kurangi Konsumsi Data Internet

Pemakaian internet biasanya meningkat saat traveling. Aplikasi navigasi, media sosial, layanan streaming, hingga sinkronisasi otomatis dapat menghabiskan kuota tanpa disadari.

Untuk mengantisipasinya, pengguna iPhone bisa mengaktifkan Low Data Mode. Pengaturan ini membantu mengurangi aktivitas jaringan di latar belakang, termasuk beberapa proses sinkronisasi dan unduhan otomatis.

Di perangkat Android, fungsi serupa tersedia melalui Data Saver. Pengguna juga dapat mempertimbangkan eSIM khusus perjalanan apabila membutuhkan koneksi internet selama berada di luar negeri.

7. Manfaatkan Ponsel untuk Menghitung Kurs

Berbelanja di negara dengan mata uang berbeda terkadang membuat wisatawan kesulitan memperkirakan harga sebenarnya. Agar tidak salah menghitung, fitur konversi mata uang pada ponsel bisa dimanfaatkan.

Pada iPhone yang mendukungnya, aplikasi Calculator memiliki fungsi Convert yang dapat digunakan untuk menghitung nilai mata uang. Selain kurs, fitur tersebut juga bisa digunakan untuk mengonversi satuan seperti jarak, berat, dan temperatur.

Dengan memanfaatkan fitur ini, pelancong dapat lebih cepat memperkirakan harga barang, makanan, atau tagihan tanpa harus menghitung secara manual.

Menyiapkan sejumlah pengaturan tersebut sebelum berangkat dapat membuat penggunaan ponsel selama perjalanan menjadi lebih praktis. Selain membantu ketika koneksi internet bermasalah, langkah ini juga dapat meningkatkan keamanan perangkat dan membantu mengontrol penggunaan data.(BY)