Jakarta – Wuling memperkenalkan Aira ev sebagai model terbaru yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan. Mobil listrik berukuran ringkas tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan saat digunakan di tengah kondisi lalu lintas kota yang padat.
Dengan bodinya yang kompak, Aira ev diklaim lebih praktis ketika digunakan untuk bermanuver maupun melewati ruas jalan perkotaan. Mobil ini memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, dan jarak sumbu roda 2.190 mm. Radius putarnya tercatat 4,5 meter.
Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, mengatakan Aira ev dikembangkan sebagai kendaraan listrik perkotaan yang menggabungkan unsur desain, teknologi, kepraktisan, serta aspek keselamatan.
Menurut dia, kendaraan tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari dengan karakteristik penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas di lingkungan perkotaan.
Dari sisi tampilan, Aira ev membawa bahasa desain Neo Classic yang mengombinasikan nuansa klasik dengan elemen modern. Pendekatan serupa juga diterapkan pada bagian kabin melalui konsep Fun Pod Interior Design.
Eksterior mobil dilengkapi ring light, pilihan warna bodi two-tone, serta Four Leaf Clover Wheel Cover berukuran 13 inci yang menjadi bagian dari karakter desainnya.
Masuk ke dalam kabin, Wuling membekali Aira ev dengan fun interface control screen yang berfungsi sebagai salah satu pusat kendali berbagai fitur kendaraan.
Untuk menunjang aspek teknologi, mobil ini mengandalkan Internet of Vehicle (IoV) dan sistem Ling OS yang terintegrasi dengan layar kontrol berukuran 10,1 inci. Kendaraan tersebut juga memiliki multiple scene mode serta dukungan teknologi DC Fast Charging.
Dari sisi kepraktisan, Aira ev dirancang agar mudah digunakan dalam berbagai aktivitas. Kemudahan tersebut mencakup pengoperasian kendaraan, akses masuk dan keluar, hingga kebutuhan penyimpanan barang.
Wuling juga memberikan perhatian terhadap faktor keselamatan. Struktur bodi Aira ev menggunakan High-Strength Steel dengan porsi hingga 60 persen. Fitur keselamatan lainnya mencakup Dual Airbags, Electronic Stability Control (ESC), dan Hill Hold Control (HHC).
Sistem kendaraan listrik Aira ev turut menggunakan teknologi baterai Magic Battery Pro.
Aji menjelaskan, kombinasi desain Neo Classic, teknologi konektivitas IoV, pengisian cepat DC Fast Charging, serta sejumlah fitur keselamatan menjadi bagian dari upaya Wuling menghadirkan kendaraan listrik yang praktis untuk penggunaan harian.
Sebelum resmi dipasarkan, Aira ev telah diperkenalkan kepada publik dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Ketika itu, Wuling menampilkan tiga pilihan warna, yakni Starry Black, Galaxy Blue, dan Milk Tea.
Pada gelaran tersebut, Aira ev tercatat sebagai salah satu mobil listrik yang paling banyak dicoba langsung oleh pengunjung.
Untuk pilihan jarak tempuh, Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Versi Standard Range mampu menempuh perjalanan hingga 205 kilometer berdasarkan metode pengujian CLTC. Varian ini menggunakan baterai LFP berkapasitas 16,2 kWh.
Sementara itu, varian Long Range memiliki kemampuan jelajah hingga 301 kilometer berdasarkan CLTC dan menggunakan baterai dengan kapasitas 25,1 kWh.(BY)












