Pria 58 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

Seorang pria sempat menghilang setelah kecelakaan ditemukan tewas di Sungai
Seorang pria sempat menghilang setelah kecelakaan ditemukan tewas di Sungai

Jakarta– Seorang pria berusia 58 tahun di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang sempat dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan, ditemukan meninggal dunia di Sungai Brantas, Selasa (8/9/2026) pagi. Korban diketahui bernama Suparno, warga Desa Menturus, Kecamatan Kudu.

Kecelakaan yang dialami Suparno terjadi pada Senin (7/9/2026) sore di Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan. Kejadian tersebut terekam kamera CCTV yang berada tidak jauh dari lokasi.

Dalam rekaman terlihat Suparno mengendarai sepeda motor jenis Thunder dari arah Desa Menturus menuju Jombang. Ketika berada di lokasi kejadian, ia hendak memutar arah.

Namun, dari belakang datang pengendara sepeda motor lain dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tersebut kemudian menghantam sepeda motor Suparno hingga korban terlempar dan sempat kehilangan kesadaran.

Baca Juga  Ketua RT 9 di Kotimaringin Timur Resmi Menikah dengan Dua Wanita

Pengendara yang menabraknya kemudian meninggalkan lokasi. Setelah sadar, Suparno terlihat bangkit dan berjalan sambil menuntun sepeda motornya menuju arah Sungai Brantas.

Beberapa saat kemudian, keberadaan Suparno tidak lagi terlihat. Warga di sekitar sungai hanya menemukan sepeda motor milik korban dan sepasang sandal yang mengapung di air.

Khawatir Suparno tercebur ke sungai, pihak keluarga kemudian meminta bantuan BPBD Kabupaten Jombang untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian berlangsung hingga Selasa pagi. Petugas akhirnya menemukan tubuh Suparno mengapung di tepian Sungai Brantas dan tertutup tanaman eceng gondok.

Saat dievakuasi, Suparno telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa petugas ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala BPBD Jombang Wiko F Dias mengatakan korban ditemukan dalam kondisi terjebak di bawah pohon dan rerimbunan eceng gondok. Jarak antara lokasi awal kejadian hingga titik penemuan korban diperkirakan sekitar 400 meter, sedangkan kedalaman sungai mencapai sekitar 5 meter.

Baca Juga  Sungai Kuantan Kembali Jernih, PETI Jadi Sasaran Operasi

Menurut Wiko, pencarian dilakukan setelah keluarga melaporkan Suparno hilang dan menduga korban terjatuh atau tenggelam di Sungai Brantas.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan meminta agar jenazah Suparno segera dimakamkan.(des*)