Sport  

GIC 2026 Makin Bergengsi, Sejumlah Pelatih Top Dipastikan Turut Mengamati

Simon Tahamata bakal memantau GIC 2026.
Simon Tahamata bakal memantau GIC 2026.

Bogor — Gelaran GARUDA International Cup (GIC) 2026 kembali menjadi salah satu ajang yang dinantikan untuk melihat perkembangan pemain sepakbola usia muda. Turnamen internasional ini mempertemukan talenta-talenta belia dari Indonesia dan sejumlah negara Asia.

Selain menjadi arena kompetisi, GIC juga menarik perhatian para pelatih serta pemandu bakat yang ingin melihat langsung potensi pemain muda. Salah satu sosok yang disebut berpeluang kembali hadir adalah Simon Tahamata, kepala pemandu bakat Timnas Indonesia.

Legenda Ajax Amsterdam tersebut bukan nama baru di GIC. Pada penyelenggaraan 2025, Simon turut menyaksikan pertandingan secara langsung dan memberikan penilaian positif terhadap keberadaan turnamen tersebut sebagai bagian dari pembinaan pemain muda di Indonesia.

“Kalau saya melihat turnamen ini akan besar di Indonesia. Saya senang melihat anak-anak bermain sepakbola dari U-10 hingga U-17. Sangat bagus untuk Indonesia,” ujar Simon.

Peserta GIC 2026 Bertambah

GIC 2026 membawa skala penyelenggaraan yang lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Tahun ini, kompetisi diikuti 13 negara dengan lima kelompok usia dan kategori, yakni U-10 Boys, U-12 Boys, U-15 Boys, U-15 Girls, serta U-17 Boys.

Baca Juga  IIMS 2026 Jadi Ajang Strategis Bagi Masyarakat Siapkan Kendaraan Jelang Perjalanan Panjang

Selain tuan rumah Indonesia, peserta berasal dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.

Jumlah peserta internasional tersebut menunjukkan tren pertumbuhan GIC dari tahun ke tahun. Pada edisi pertama 2015, turnamen hanya melibatkan tiga negara. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi lima negara pada 2022, tujuh negara pada 2023, delapan negara pada 2024, dan 12 negara pada 2025.

Untuk edisi 2026, seluruh pertandingan akan digelar di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua lokasi yang digunakan adalah ASIOP Training Ground dan AYO Arena.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Agustus 2026.

Deretan Pelatih Ikut Mengamati

Project Director GIC 2026, Wahyu Budiarto, mengungkapkan perhatian terhadap turnamen tidak hanya datang dari Simon Tahamata. Sejumlah pelatih yang memiliki pengalaman di level profesional dan tim nasional juga diperkirakan hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan.

Beberapa nama yang disebut antara lain Eduardo Perez, mantan asisten Luis Milla ketika menangani Timnas Indonesia. Selain itu, Indra Sjafri, Fakhri Husaini, dan Nova Arianto juga dijadwalkan hadir.

Baca Juga  Indra Sjafri Matangkan Persiapan Timnas U-22 Jelang Keberangkatan ke Thailand

“Kemungkinan Eduardo Perez, eks asisten Luis Milla di Timnas Indonesia dulu, akan datang. Selain itu Indra Sjafri, Fakhri Husaini, dan Nova Arianto juga akan datang,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, kehadiran para pelatih tersebut menjadi indikasi bahwa GIC semakin mendapat tempat sebagai kompetisi yang mampu menghadirkan pemain-pemain muda potensial.

“Hal ini sekaligus membuktikan GIC sudah dikenal di kalangan pelatih sebagai panggungnya talenta-talenta berkualitas untuk Indonesia,” tandasnya.(BY)