Rating idAA+ Dipertahankan, Askrindo Perkuat Manajemen Risiko dan Bisnis

Dinamika sektor jasa keuangan turut menjadi perhatian lembaga pemeringkat dalam menilai kondisi dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya.
Dinamika sektor jasa keuangan turut menjadi perhatian lembaga pemeringkat dalam menilai kondisi dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya.

JakartaPT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo kembali mencatatkan peringkat kredit idAA+ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Penilaian tersebut menunjukkan bahwa posisi dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya dinilai tetap kuat di tengah perkembangan industri jasa keuangan yang semakin dinamis.

Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, mengatakan hasil pemeringkatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa perusahaan mampu mempertahankan fondasi bisnis dan menjalankan strategi secara konsisten.

“Di tengah dinamika ekonomi dan industri keuangan, Askrindo mampu menjaga fundamental bisnis tetap solid. Ini menjadi bukti bahwa strategi yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat dan terukur,” ujar Mahelan, Selasa (11/8/2026).

Menurut dia, kondisi industri asuransi saat ini menuntut perusahaan untuk semakin cermat dalam mengelola risiko. Karena itu, Askrindo terus memberikan perhatian terhadap kualitas portofolio, pengendalian eksposur risiko, serta penyempurnaan proses underwriting.

Baca Juga  DJP Kerja Sama dengan Kementerian untuk Pemadanan NIK-NPWP

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap berjalan seimbang dengan kemampuan perusahaan dalam menjaga kesehatan dan stabilitas keuangan.

“Manajemen risiko menjadi fondasi utama kami. Kami memastikan seluruh proses berjalan secara terintegrasi, mulai dari seleksi risiko hingga monitoring portofolio, sehingga perusahaan tetap adaptif tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,” tambah Mahelan.

Adapun outlook stabil yang melekat pada peringkat tersebut menggambarkan prospek Askrindo yang dinilai masih terjaga. Hal ini tidak terlepas dari posisi perusahaan dalam ekosistem pembiayaan nasional, terutama melalui fungsi penjaminan dan perlindungan terhadap berbagai risiko pembiayaan.

Peran tersebut dijalankan Askrindo melalui dukungan terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR), penjaminan pembiayaan yang disalurkan lembaga perbankan maupun nonbank, serta layanan suretyship. Produk yang tersedia antara lain surety bond dan customs bond.

Selain bisnis penjaminan, Askrindo juga menjalankan usaha asuransi umum dan asuransi mikro. Kehadiran produk tersebut ditujukan untuk memperluas akses perlindungan risiko, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha yang bergerak pada sektor-sektor produktif.

Baca Juga  BPI Danantara Pegang Kendali Penuh atas Holding Investasi dan Operasional

Mahelan menegaskan bahwa pencapaian peringkat tersebut akan menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian.

“Peringkat idAA+ ini tidak hanya menjadi cerminan kinerja, tetapi juga amanah untuk terus memperkuat peran kami dalam mendukung pembiayaan nasional. Kami berkomitmen menjaga stabilitas, meningkatkan kapasitas, dan terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Mahelan.(BY)