Longsor Susulan di KM 66+700 Lembah Anai, Pembersihan Tertunda karena Tebing Masih Labil

Longsor kembali menutup Jalan Padang–Bukittinggi di KM 66+700 Lembah Anai.
Longsor kembali menutup Jalan Padang–Bukittinggi di KM 66+700 Lembah Anai.

Padang PanjangLongsor kembali terjadi di ruas Jalan PadangBukittinggi, tepatnya di KM 66+700 kawasan Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 19.40 WIB. Peristiwa ini kembali memutus akses jalan hanya sehari setelah jalur tersebut dibuka usai longsor sebelumnya di KM 61+800.

Material berupa batu besar dan tanah menutupi sebagian badan jalan sehingga arus kendaraan dari arah Padang maupun Bukittinggi terpaksa dihentikan.

Satlantas Polres Padang Panjang langsung melakukan penutupan jalur demi menghindari risiko terhadap pengguna jalan. Sejumlah kendaraan pun diarahkan berhenti di lokasi yang dinilai aman sambil menunggu proses penanganan.

Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Lembah Anai sejak sore hari. Hingga Kamis malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Panjang memastikan belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut.

Petugas BPBD Kota Padang Panjang, Yusrial, menjelaskan longsor terjadi saat lalu lintas masih cukup padat. Menurutnya, material bebatuan tiba-tiba menutupi sebagian jalan ketika kendaraan masih melintas, namun hingga kini tidak ada informasi mengenai korban.

Baca Juga  Dampak Banjir Bandang, Usaha Tutup, Distribusi Barang Terganggu di Sumbar

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kota Padang Panjang bersama Satlantas Polres Padang Panjang dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) segera mengerahkan personel beserta alat berat ke lokasi.

Meski demikian, proses pembersihan belum dapat dilakukan karena material dari tebing masih terus berjatuhan dan berpotensi membahayakan keselamatan petugas.

Yusrial mengatakan keselamatan petugas menjadi prioritas utama. Pembersihan baru akan dimulai setelah kondisi tebing dinyatakan stabil dan tidak lagi berisiko menimbulkan longsor susulan.

Sementara itu, petugas gabungan terus memantau kondisi lereng untuk memastikan situasi aman sebelum alat berat dioperasikan membersihkan badan jalan.

Kasatlantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan Lembah Anai, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Ia juga menyarankan pengendara menunda perjalanan apabila kondisi cuaca dinilai berpotensi memicu longsor.

Pifzen menambahkan, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin begitu kondisi di lokasi memungkinkan.

Baca Juga  Permudah Masyarakat Vaksinasi, Polres Terapkan Sistem Door to Door

Sebelumnya, longsor juga sempat menutup ruas Jalan Padang–Bukittinggi di KM 61+800 selama sekitar tiga jam. Setelah material dibersihkan, jalur kembali dibuka. Namun hujan yang kembali mengguyur pada Kamis malam menyebabkan longsor baru di KM 66+700 yang berjarak sekitar lima kilometer dari titik longsor sebelumnya.

Hingga Kamis malam, akses Jalan Padang–Bukittinggi di kawasan KM 66+700 masih ditutup. Petugas gabungan tetap bersiaga sambil memantau kondisi tebing, dan arus lalu lintas baru akan dibuka kembali setelah material berhenti berjatuhan serta badan jalan berhasil dibersihkan.(des*)