Jakarta – Banyak pemilik kucing mungkin pernah mengalami momen ketika hewan peliharaannya tiba-tiba mengikuti mereka hingga ke depan pintu kamar mandi. Tak sedikit pula kucing yang langsung masuk ke dalam, lalu duduk sambil memperhatikan setiap aktivitas pemiliknya.
Sekilas kebiasaan tersebut terlihat lucu atau sekadar ulah iseng. Namun, para ahli perilaku hewan menyebut ada sejumlah alasan yang membuat kamar mandi menjadi tempat yang menarik bagi kucing. Selama perilaku itu tidak disertai tanda stres atau gangguan kesehatan, kondisi tersebut masih tergolong normal.
Berikut beberapa alasan mengapa kucing gemar menemani pemiliknya ke kamar mandi.
1. Rasa penasaran yang tinggi
Kucing merupakan hewan dengan naluri ingin tahu yang sangat kuat. Saat pemilik menutup pintu kamar mandi, mereka cenderung penasaran terhadap aktivitas yang berlangsung di balik pintu tersebut.
Selain itu, suara dan gerakan air yang mengalir juga menjadi daya tarik tersendiri. Dokter hewan sekaligus pakar perilaku hewan, E’Lise Christensen Bell, menjelaskan bahwa aliran air memberikan rangsangan visual yang menarik bagi kucing. Hal inilah yang membuat sebagian kucing lebih senang minum langsung dari keran dibandingkan dari mangkuk minum.
2. Suasana kamar mandi terasa nyaman
Meski bagi manusia kamar mandi hanyalah ruang untuk membersihkan diri, bagi kucing ruangan ini bisa menjadi tempat yang menyenangkan.
Uap air hangat setelah mandi menciptakan suhu yang disukai kucing. Menurut Bell, kucing secara alami lebih menyukai lingkungan yang hangat sehingga mereka kerap mengikuti anggota keluarga yang sedang mandi.
Tak hanya itu, keset kamar mandi juga sering menjadi “mainan” favorit. Banyak kucing senang mencakar, berguling, atau bermain di atas permukaan keset yang lembut.
3. Bentuk kasih sayang kepada pemilik
Mengikuti pemilik ke berbagai tempat, termasuk ke kamar mandi, juga bisa menjadi cara kucing menunjukkan kedekatan emosional.
Pakar perilaku kucing Dr. Mikel Maria Delgado menjelaskan bahwa setiap kucing memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan rasa sayang. Ada yang cukup duduk di dekat pemilik, sementara yang lain memilih naik ke pangkuan, mendengkur, atau terus mencari perhatian dengan tetap berada di ruangan yang sama.
4. Sudah terbiasa dengan rutinitas harian
Kucing dikenal sangat mengandalkan pola aktivitas yang teratur. Mereka mampu mengenali kebiasaan pemilik, mulai dari bangun tidur, mandi, hingga bersiap berangkat bekerja.
Dokter hewan Dr. Mark Biehl mengatakan kucing memiliki “jam biologis” yang baik sehingga mereka dapat memperkirakan aktivitas harian pemiliknya. Karena itu, ketika pemilik menuju kamar mandi pada waktu tertentu, kucing sering kali ikut mengikutinya sebagai bagian dari rutinitas yang sudah dikenalnya.
Pada dasarnya, kebiasaan kucing mengikuti pemilik ke kamar mandi bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Pemilik hanya perlu memastikan ruangan tersebut aman, seperti menyimpan cairan pembersih, obat-obatan, atau benda berbahaya di tempat yang tidak mudah dijangkau.
Namun, jika perilaku tersebut disertai tanda-tanda seperti mengeong terus-menerus, tampak gelisah, atau menunjukkan kecemasan berlebihan saat ditinggal, sebaiknya segera konsultasikan kondisi kucing kepada dokter hewan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan maupun gangguan perilaku.(BY)












