Padang – Sebuah pohon berukuran besar dilaporkan tumbang dan menimpa rumah warga di kawasan RT 02 RW 01, Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Insiden ini menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp65 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Zulviton, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Kamis (18/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski kondisi rumah mengalami kerusakan berat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, pohon yang tumbang merupakan jenis tarok dengan panjang sekitar 25 meter dan diameter kurang lebih 200 sentimeter.
Pohon tersebut diduga tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pada Rabu (17/6) malam sekitar pukul 18.45 WIB. Cuaca ekstrem yang berlangsung cukup lama membuat pohon tidak mampu bertahan hingga akhirnya roboh dan menimpa rumah milik warga bernama Syafrizal (50), seorang buruh harian lepas.
“Pada saat kejadian malam hari, evakuasi belum bisa dilakukan karena hujan masih turun cukup deras. Kondisi akses menuju lokasi juga cukup menyulitkan, sehingga penanganan baru bisa dilakukan keesokan harinya,” ungkap petugas terkait.
Setelah dilakukan pengecekan di lokasi pada Kamis pagi, petugas menemukan bahwa rumah korban mengalami kerusakan berat dan untuk sementara tidak dapat ditempati oleh pemilik maupun keluarganya.
Selanjutnya, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang menimpa bangunan tersebut.
Proses penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD Kota Padang, Dinas Sosial, pihak kecamatan dan kelurahan, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta warga sekitar.
Hingga Kamis siang, proses pembersihan material pohon masih terus berlangsung. BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.(des*)












