Jakarta – Bali kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Anantara Dragon Seseh Bali berhasil meraih gelar Hotel Terbaik di Dunia untuk kategori Konstruksi dan Desain Hotel Baru pada ajang International Property Awards. Pengumuman para pemenang dilakukan akhir pekan lalu di London.
Resor ini memikat perhatian juri berkat pendekatan arsitektur yang berani dan tidak biasa. Karya arsitek Inggris, John Dawes, tersebut mengusung konsep visual berbentuk naga yang ekspresif dan penuh pahatan artistik. Wujud bangunannya menyatu dengan lanskap pesisir Bali, menghadirkan pengalaman ruang yang berbeda dari resor pada umumnya.
Anantara Dragon Seseh Bali tidak sekadar diposisikan sebagai akomodasi, melainkan sebagai karya arsitektur ikonik. Di sini, desain menjadi elemen utama yang membentuk nilai proyek, bukan sekadar pelengkap. Pendekatan inilah yang membuatnya menonjol di tengah persaingan ketat industri perhotelan global.
Selain menyabet predikat dunia, proyek ini juga meraih gelar Terbaik di Asia Pasifik dalam tiga kategori sekaligus: Konstruksi dan Desain Hotel Baru, Arsitektur Hotel, serta Situs Web Pengembang. Deretan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa proyek ini dinilai unggul secara menyeluruh, mulai dari konsep desain, pengalaman ruang, hingga eksekusi merek.
International Property Awards dikenal sebagai salah satu ajang paling bergengsi di sektor properti global. Proses penilaiannya melibatkan lebih dari 100 juri independen setiap tahun, terdiri atas arsitek, pengembang, hingga tokoh elit Inggris. Seluruh tahapan dilakukan secara ketat dan bebas kepentingan komersial.
Bagi Taryan Group selaku pengembang, pencapaian ini menjadi tonggak penting. Anantara Dragon Seseh Bali menjadi proyek ketiga perusahaan tersebut yang meraih status Terbaik di Dunia di ajang ini, setelah Taryan Towers dan Nver—sebuah prestasi yang terbilang langka di berbagai tipologi properti.
Pendiri sekaligus CEO Taryan Group, Arthur Mkhitaryan, menilai kemenangan ini sebagai bukti konsistensi standar tinggi perusahaan.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa proyek kami bukan hanya mampu bersaing di level global tertinggi, tetapi juga menetapkan standar baru. Prinsip kami jelas: setiap proyek harus melampaui yang sebelumnya,” ujarnya.
Di tengah perubahan arah industri perhotelan yang semakin menekankan pengalaman dan kekuatan desain, Anantara Dragon Seseh Bali menjadi contoh nyata bahwa arsitektur dapat menjadi faktor penentu keunggulan jangka panjang. Bali pun kembali mengukuhkan diri sebagai panggung lahirnya karya kelas dunia.(BY)












