Tanggap Darurat, Polri Aktifkan Puluhan Jaringan Internet di Lokasi Bencana

Polri memasang 76 jaringan internet di wilayah terdampak banjir dan longsor Sumatra.
Polri memasang 76 jaringan internet di wilayah terdampak banjir dan longsor Sumatra.

Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia memasang total 76 perangkat jaringan internet di sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Upaya ini dilakukan karena banyak warga kehilangan sinyal dan tidak dapat berkomunikasi setelah bencana melanda.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa fasilitas internet tersebut dapat digunakan masyarakat tanpa biaya apa pun. Selain memulihkan akses komunikasi, jaringan ini juga menjadi sarana penting untuk mempercepat penyampaian laporan dari lapangan ke pemerintah serta tim penanggulangan bencana.

“Begitu koneksi kembali aktif, masyarakat bisa segera memberi kabar mengenai situasi mereka. Informasi yang cepat dan tepat sangat krusial dalam fase tanggap darurat. Karena itu, titik pemasangan kami fokuskan di daerah yang sebelumnya tidak memiliki sinyal,” ujar Trunoyudo, Sabtu (6/12/2025).

Sebaran Lokasi Pemasangan Internet oleh Polri
ACEH — 36 unit

Polres Aceh Tamiang — 5 titik

Polres Aceh Timur — 2 titik

Polres Langsa — 2 titik

Polres Aceh Tengah — 2 titik

Polres Bener Meriah — 1 titik

Ditlantas Polda Aceh — 1 titik

SUMATRA UTARA — 32 unit

Polres Taput — 2 titik (Polres Taput, Polsek Adiankoting)

Polres Tapsel — 2 titik (Polsek Sipirok, Polsek Batang Toru)

Polres Sibolga — 3 titik (Polres Sibolga, Polsek Sambas, Polsek Selatan)

Polres Tapteng — 8 titik (Pinang Sori, Kolang, Manduaman, Sorkam, Barus, Sibabangun, Pandan, Polres Tapteng)

Polres Langkat — 4 titik (Polres Langkat, Brandan, Pangkalan Susu, Besitang)

SUMATRA BARAT — 8 unit

Polda Sumbar — 1 titik

Polres Agam — 2 titik

Polres Padang Panjang — 3 titik

Polres Solok Kota — 2 titik.(BY)