Jakarta– Sebuah ledakan bom bunuh diri mengguncang Kota Islamabad, Pakistan, pada Selasa (11/11/2025). Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya.
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, menjelaskan bahwa bom meledak di area parkir di luar kompleks pengadilan. “Pelaku bom bunuh diri menargetkan kendaraan polisi karena tidak dapat memasuki kompleks pengadilan,” ujar Naqvi, dikutip dari Anadolu.
Pihak berwenang masih melakukan identifikasi terhadap pelaku untuk menelusuri jaringan di balik serangan tersebut.
Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, mengecam keras aksi ini, menyebutnya sebagai bentuk terorisme yang didukung pihak asing. Ia menegaskan bahwa kelompok yang beroperasi di Pakistan harus segera dibasmi.
Di lokasi berbeda, tak lama setelah ledakan, pasukan keamanan Pakistan menggelar operasi terhadap tiga anggota kelompok militan yang bersembunyi di gedung Wana Cadet College, Waziristan Selatan.
Seorang sumber keamanan memastikan operasi tersebut tidak membahayakan para kadet yang berada di asrama kampus, sekitar 500 kadet ditempatkan jauh dari gedung tempat militan bersembunyi. Namun, tiga personel keamanan dilaporkan tewas dalam operasi tersebut.
Belum ada kepastian apakah operasi ini memiliki keterkaitan langsung dengan ledakan di Islamabad.(des*)












