Jakarta – Honda Prelude terbaru resmi meluncur di pasar Jepang dan langsung mendapat sambutan luar biasa dari konsumen. Jumlah pesanan bahkan melonjak hingga delapan kali lipat dibandingkan target awal yang ditetapkan pabrikan.
Lonjakan Permintaan Tak Terduga
Dilansir dari Motor1, Jumat (10/10/2025), Honda menerima lebih dari 2.400 pesanan untuk Prelude hanya dalam waktu singkat. Padahal, target awal perusahaan hanya 300 unit per bulan selama dua bulan pertama peluncuran, yaitu September dan Oktober 2025.
Mobil legendaris ini resmi dijual pada 5 September 2025, dan hanya berselang sebulan kemudian, tepatnya 7 Oktober 2025, Honda memutuskan menutup sementara pemesanan karena tingginya permintaan.
Untuk menanggapi antusiasme tersebut, Honda kini berencana menambah kapasitas produksi agar seluruh pesanan dapat segera dipenuhi. Menariknya, sebagian besar pemesan berasal dari kalangan usia 50 hingga 60 tahun, menandakan kuatnya faktor nostalgia terhadap model legendaris ini.
Hadir Kembali dengan Desain Elegan
Honda Prelude generasi keenam sebelumnya sempat diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dalam bentuk konsep. Saat itu, versi konsep berwarna hitam tampil memukau dan menjadi sorotan para pengunjung.
Desain Prelude terbaru mengusung filosofi “Unlimited Glide”, yang terinspirasi dari gerakan anggun glider di udara. Bagian depan mobil dibuat lebih rendah dan tajam, sementara siluet bodinya yang halus dengan proporsi rendah dan lebar memperkuat kesan sporty dan elegan.
Teknologi laser brazing diterapkan untuk menghadirkan tampilan atap yang mulus tanpa sambungan molding. Selain itu, penggunaan antena glass-printing, flush door handle, serta grill black chrome dengan aksen biru di bagian depan dan belakang, semakin mempertegas aura modern dan premium.
Performa Sporty Ramah Lingkungan
Dari sisi dapur pacu, Prelude anyar dibekali mesin hybrid seri-paralel (power-split hybrid). Kombinasi mesin bensin 4-silinder 1.993 cc DOHC 16 valve dengan dua motor listrik (LCF-H4) mampu menghasilkan tenaga hingga 203 hp.
“Honda Prelude menjadi bukti bahwa teknologi hybrid dapat tetap mempertahankan karakter sporty khas Honda, namun dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Yusak Billy, Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM), di Tangerang.
Meski mendapat sambutan hangat di Jepang, Honda belum memberikan kepastian apakah Prelude generasi keenam ini juga akan dipasarkan di Indonesia.(BY)












