Kurban 1446 H, Prabowo Bantu Ratusan Sapi, Kementan Awasi Ketat Penyembelihan

Hewan Kurban Presiden Prabowo.
Hewan Kurban Presiden Prabowo.

Jakarta – Dalam rangka menyambut Iduladha 1446 H, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 578 ekor sapi ke seluruh wilayah Indonesia, mencakup 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Pemerintah Pastikan Proses Aman dan Sesuai Syariat
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menegaskan bahwa seluruh proses distribusi serta penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan sesuai syariat Islam dan prinsip kesejahteraan hewan.

“Ini merupakan amanah besar. Kita harus memastikan hewan dalam kondisi sehat, proses penyembelihan sesuai ketentuan agama, dan daging yang dihasilkan aman dikonsumsi,” ujar Dirjen PKH, Agung Suganda, dalam pernyataannya pada Minggu (8/6/2025).

Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan ibadah kurban tahun ini mengikuti standar kesehatan masyarakat veteriner dan prinsip Kesrawan (kesejahteraan hewan). Agung meminta para petugas di lapangan agar bertugas secara profesional dan melaporkan seluruh hasil pemantauan mereka.

“Perlakuan terhadap hewan kurban harus sesuai etika, mulai dari sebelum dipotong, selama pemotongan, hingga distribusi dagingnya. Semua tahapan harus memenuhi kaidah kesehatan veteriner dan kesejahteraan hewan,” jelasnya.

Baca Juga  Rekrutmen BUMN 2025, Tahap Kedua Segera Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya

Kurban yang Sah Menurut Syariat dan Bernilai Etis
Supratikno, dosen di Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, menambahkan bahwa aspek syariat harus menjadi pedoman utama dalam penyembelihan hewan kurban. Ia menekankan pentingnya nilai “ikhsan” dalam proses tersebut.

“Pedoman kesejahteraan hewan mencakup lima kebebasan, yakni terbebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari ketidaknyamanan, bebas dari rasa sakit atau luka, bebas dari ketakutan dan stres, serta bisa menunjukkan perilaku alaminya,” terangnya.

Sementara itu, Maulana, perwakilan dari Dewan Kemakmuran Masjid Ash Shalihin, Jakarta Utara, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Kami akan memastikan penyembelihan terdokumentasi dengan baik dan distribusi daging dilakukan secara adil kepada penerima yang berhak,” ujarnya.

Tahun ini, pengawasan terhadap pelaksanaan kurban akan difokuskan pada pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem, keabsahan lokasi pemotongan, serta penerapan prinsip Kesmavet dan Kesrawan.

Stok Hewan Kurban Nasional Aman
Kementerian Pertanian juga menjamin bahwa stok hewan kurban untuk tahun 2025 tersedia dalam jumlah yang mencukupi. Berdasarkan proyeksi dari Ditjen PKH, total hewan kurban yang tersedia diperkirakan mencapai 3.217.397 ekor, terdiri dari:

Baca Juga  Hendra Lembong, BCA Bukan Sekadar Bank, Tapi Mitra Strategis Pengelolaan Kekayaan

Sapi: 784.668 ekor

Kerbau: 34.840 ekor

Kambing: 1.438.452 ekor

Domba: 959.437 ekor

Adapun kebutuhan nasional diperkirakan sebanyak 2.074.269 ekor, meliputi:

Sapi: 703.348 ekor

Kerbau: 14.454 ekor

Kambing: 913.444 ekor

Domba: 443.023 ekor

“Selain memastikan ketersediaan hewan kurban dalam jumlah yang cukup, aspek kesehatan dan kepatuhan terhadap syariat juga menjadi perhatian utama,” pungkas Agung.(BY)