Sijunjung – Mewakili Kapolres AKBP Andry Kurniawan, Wakapolres Kompol Andy Sentosa memimpin tim Ramadhan Kabupaten Sijunjung bersilaturrahmi dengan jemaah Masjid Nurul Huda Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, Selasa (20/4) malam.
Sebelum ke Masjid Nurul Huda, tim yang beranggota H. Yusron (ulama), kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, H. Jaheri, Kepala Badan Pusat Statistik, Riqadli, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian, Mayontoni dan wartawan Singgalang, Nasrul Rasyad, berbuka puasa di Unit Daerah Kerja Pembangunan (UDKP) Kecamatan Sijunjung.
Selain menjelaskan bahwa Kapolres Andry Kurniawan tidak sempat memimpin tim Ramadhan karena sedang melaksanakan tugas lain yang tidak bisa diwakilkan serta menyampaikan pesan pembangunan, kesehatan dan agama, ketua tim Andy Sentosa, juga menyerahkan bantuan Rp10 juta untuk masjid yang dikunjungi dan membagi-bagikan masker kepada jemaah.
Dalam bersilaturrahmi dengan jemaah Masjid Nurul Huda yang cukup ramai, tim didampingi Kapolsek Sijunjung, Iptu Barata.
Disamping menjelaskan maksud dan tujuan silaturrahmi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sijunjung dengan masyarakat melalui safari Ramadhan, Wakapolres Andy Sentosa juga berharap dan mengimbau jemaah Masjid Nurul Huda agar menerapkan protokol kesehatan ketika melaksanakan ibadah Ramadhan.
“Guna mencegah penularan Covid-19, kami berharap dan mengimbau jemaah Masjid Nurul Huda agar menerapkan protokol kesehatan ketika melaksanakan ibadah Ramadhan, terutama memakai masker,” harap Wakapolres.
Terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sijunjung, menurut Wakapolres, cukup aman dan terkendali, dengan harapan kedepan Kamtibmas yang aman dan terkendali tetap tercipta.
Tentang bantuan Rp10 juta dari pemerintah Kabupaten Sijunjung yang diserahkan, Wakapolres Andy Sentosa berharap kepada pengurus Masjid Nurul Huda agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan dan kebutuhan masjid.
Sementara ustad Yusron dalam ceramahnya mengajak jemaah Masjid Nurul Huda untuk bersyukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala karena diberi kesempatan bertemu dengan Ramadhan 1442 Hijriyah.
Banyak kaum muslimin dan muslimat yang sangat merindukan Ramadhan, namun tidak sempat bertemu. Karena sebelum Ramadhan 1442 Hijriyah datang, kaum muslimin itu sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
“Karena itu, kita yang diberi kesempatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bertemu dengan Ramadhan 1442 Hijriyah, mari kita syukuri kesempatan ini dengan menunaikan ibadah Ramadhan sebaik dan sesempurna mungkin serta penuh perhitungan.
Satu dari sekian banyak ibadah Ramadhan yang bisa dikerjakan, adalah puasa. Bila ibadah puasa dilaksanakan dengan baik dan sesempurna serta penuh perhitungan, kita bisa mengendalikan hawa napsu,” kata Yusron.
Yang dimaksud dengan mengendalikan hawa napsu, bisa menguasai hati, pikiran, keinginan, sikap dan perbuatan serta mampu mengendalikan kehendak, sehingga tidak melakukan hal yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala serta hal yang berdampak buruk terhadap diri dan keluarga.
Disamping puasa, ibadah lain yang pahalanya berlipat ganda bila dilakukan kaum muslimin dalam Ramadhan, adalah membaca Al Quran, berdzikir dan berdoa serta mendermakan sebahagian harta kepada fakir miskin, yatim piatu, orang terlantar dan tempat beribadah, jelas ustad Yusron. (*)













