Padang  

Api Melalap Surau di Koto Tangah, Tidak Ada Korban Jiwa

Api Melalap Surau
Api Melalap Surau


Padang 
Kebakaran besar melanda sebuah bangunan surau di Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat pada Selasa (3/9/2024) sore.

Peristiwa ini dilaporkan oleh seorang saksi, Zailus Ikhlas Pilian (48), pada pukul 16.03 WIB. 

“Saksi melihat api menyala dari bangunan surau tersebut,” ujar Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, dalam keterangan tertulisnya.

Rinaldi, yang akrab dipanggil Abi, menjelaskan bahwa surau tersebut, yang dikenal dengan nama Ityatul Ummah, merupakan milik Majelis Pengajian Taufiq Tasawuf Indonesia (MPTTI).

“Bangunan yang terbakar ini terbuat dari kayu, berdiri sendiri, dan terletak di pinggir Pantai Pasir Jambak,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa dilaporkan. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

“Untuk memadamkan api, kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan 30 personel dari Pleton A Dinas Damkar Kota Padang,” katanya.

Dinas Damkar Kota Padang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama di tengah cuaca panas belakangan ini.

Kepala Dinas Damkar, Budi Payan, menghimbau agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, karena hal tersebut dapat memicu kebakaran.

Selain itu, Budi juga meminta agar warga memastikan kompor di rumah telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

“Dengan cuaca panas yang melanda Kota Padang beberapa hari terakhir, potensi kebakaran meningkat jika masyarakat tidak berhati-hati,” ucapnya.

Budi Payan juga mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama dalam kondisi cuaca panas seperti sekarang.

“Penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk. Panas dan angin dapat mempercepat penyebaran api, apalagi jika bangunan terbuat dari kayu,” tambahnya.

Dia juga menyatakan bahwa pihaknya aktif melakukan sosialisasi tentang pencegahan kebakaran.

“Kami berkoordinasi dengan 104 Lurah dan 11 Camat untuk menyebarkan informasi tentang pencegahan dan bahaya kebakaran kepada masyarakat,” tuturnya.(des)