Ratusan Warga Muhammadiyah dan Aisyiah Ikuti Pengajian

Ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Ortom lainnya se Kabupaten Agam dan Bukittinggi mengikuti pengajian gabungan di Komplek Perguruan Mts dan MA Muhammadiyah Lawang Tigo Balai, Matur, Minggu (19/12). (ist)


Lubuk Basung – Ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Ortom lainnya se Kabupaten Agam dan Bukittinggi mengikuti pengajian gabungan di Komplek Perguruan Mts dan MA Muhammadiyah Lawang Tigo Balai, Matur, Minggu (19/12).

Panitia pelaksana M.Abrar menjelaskan, kegiatan ini dihadiri kader dan jamaah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi serta Pemuda dan Nasyiyatul Aisyiyah.

Dalam kesempatan tersebut turut memberikan sambutan dari Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Muhammadiyah kemudian dilanjutkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Buya Dr. Firdaus AN, M.H.i, dekan UM Sumbar.

Buya Dr. Firdaus AN menjelaskan tentang sistem penghitungan kalender Hijriyah dan Miladiyah serta arti pentingnya kedua ilmu dimaksud untuk kehidupan kita dalam konteks kehidupan beragama dan kehidupan sehari-hari.

“Perubahan yang terjadi pada sistem penghitungan jadwal shalat, termasuk waktu imsak dalam ibadah puasa,” katanya.

Baca Juga  Touna Dilanda Gempa, Satu Orang Meninggal

Selain itu juga secara khusus beliau membahas tentang adanya perubahan signifikan pada penghitungan waktu shalat subuh atau dalam Islam lebih dikenal dengan shalat fajar.

Shalat subuh sejatinya terjadi kesalahan penghitungan selama ini, sehingga boleh dikatakan kita shalat subuh belum diwaktunya.

Melalui kajian Muhammadiyah melalui beberapa kajian ahli di beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah, disepakati bahwa harus dilakukan perubahan waktu shalat subuh 8 menit dari jadwal yang telah ada selama ini.

“Artinya dari kalender yang ada yang telah memiliki jadwal shalat, perlu ditambah 8 menit waktu shalat subuh, untuk bisa pelaksnaaan shalat ini sesuai dengan aturan yang telah diajarkan Rasul yaitu bila fajar Shidiq telah terbit,” katanya.

Juga dijelaskan tentang pentingnya melakukan penyusaaian arah kiblat.

Saat ini sudah tersedia penjelasan untuk melakukan penghitungan secara akurat berdasarkan bayang-bayang matahari pada hari dan waktu tertentu.

Muhammadiyah telah memiliki kalender khusus yang menuntun masyarakat khususnya keluarga besar Muhammadiyah dalam melakukan akurasi arah kiblat berdasarkan pedoman yang telah dikeluarkan.

Baca Juga  Sejumlah Fraksi Berikan Catatan

Di akhir ceramah dilakukan sesi tanya jawab dengan hadirin. Dan secara antusias beberapa anggota dan pimpinan yang hadir mengajukan beberapa pertanyaan dan semuanya dijawab oleh beliau secara  ringkas dan lugas.

Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan kepengurusan IPM Cabang Matur yang baru saja terbentuk organisasinya serta telah melakukan pemilihan struktur pengurus beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 orang ini, ditutup dengan penggalangan dana untuk pembangunan Mushalla Darul Ulum MTsM/MAM Lawang Tigo Balai serta makan bersama dengan semua pimpinan dan anggota Muhammadiyah serta masyarakat.(melati)


Editor : Musriadi Musanif