Lama Tertunda karena Pandemi, Kader Kembali Bakar Semangat

Dua narasumber Baitul Arqam Muhammadiyah Cabang Pasaman; Dr. Murisal dan Nurman Agus, berbincang dengan Sekretaris PDM Pasbar Mizlan, usai menerima piagam terima kasih dari penyelenggara kegiatan.(ist)

Pasbar – Setelah berbagai kegiatan lama tertunda akibat pandemi Covid-19, kini proses kaderisasi kembali membakar semangat warga Muhammadiyah di Pasaman Barat (Pasbar), khususnya di lingkungan Cabang Pasaman.

Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasaman Ardinan, Senin (27/11) menyebut, ada serangkaian kegiatan yang dilaksanakan Jumat-Ahad (24-26/11). Kegiatan itu mampu menyegarkan semangat berorganisasi, serta menggerakkan pimpinan, anggota, dan simpatisan untuk kembali meningkatkan gerakan dakwah persyarikatan.

‘’Kegiatan diawali dari Sukomananti, dimana Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar Dr. Dasrizal Dahlan kita hadirkan sebagai motivator. Beliau menjadi khatib Shalat Jumat, usai itu jadi narasumber tabligh akbar. Seluruh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah turut berbaur dalam kegiatan itu, dilaksanakan di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Tapalan,’’ jelasnya.

Setelah itu, menurut Ardinan, kegiatan berlanjut dengan pelaksanaan Baitul Arqom Muhammadiyah yang dipusatkan di Lantai II Masjid Al-Azhar Batangtoman, Simpangampek Selatan. Kegiatan pembinaan kader dan up-grade semangat kepemimpinan itu menghadirkan narasumber, juga dari PWM Sumbar.

Baca Juga  Paskibraka Padang Panjang Dikukuhkan

‘’Narasumbernya adalah Wakil Ketua PWM Sumbar Buya Solsafad, Sekretaris Nurman Agus, dan Ketua Majelis Pendidikan Kader PWM Sumbar Dr. Murisal. Dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pasbar, narasumber terdiri dari Ketua PDM Ronaldi, Sekretaris Mizlan, Yondrizal, Ardinan, Indra Paderi, dan Syumarlin,’’ sebutnya.

Sedangkan peserta sebanyak 45 orang, berasal dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Pasaman, utusan PCM Ranah Batahan, dan Gunuang Tuleh.

Ketua PCM Pasaman H. Setarmon menjelaskan, kegiatan kaderisasi formal itu sudah lama tertunda akibat pandemi Covid-19. Pihaknya berharap, dengan terlaksananya kegiatan Baitul Arqom itu, akan terjadi penyegaran kembali dalam berorganisasi dan melaksanakan program kerja, guna mencapai tujuan persyarikatan.

‘’Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran tim instruktur dari PDM Pasaman Barat dan narasumber PWM Sumbar, menjadi motivasi khusus bagi peserta, dan terbukti mampu membakar semangat mereka untuk meningkatkan gerakan Muhammadiyah di ibukota Kabupaten Pasaman Barat ini,’’ tegasnya.

Sementara itu, Dasrizal pada kegiatan tabligh di Sukomananti menegaskan, tingginya semangat warga Muhammadiyah setempat menjadi modal besar untuk membangkit kejayaan yang pernah diraih Muhammadiyah di daerah itu. ‘’Sukomananti dan Padang Tujuah merupakan salah satu daerah awal perkembangan Muhammadiyah di Pasaman Barat. Ini tersebut oleh Buya Hamka dalam bukunya,’’ sebut beliau.

Baca Juga  Susul Perancis Timnas Jerman Tersingkir di Piala EURO 2020

Ketua PRM Sukomananti Reflin mengakui, beberapa waktu belakangan aktivitas organisasi mengalami penurunan, karena mengikuti arahan pemerintah untuk memutus rantai penularan pandemi Covid-19, namun seiring dengan membaiknya keadaan, pihaknya bertekad untuk kembali menggelar berbagai kegiatan, sesuai program yang sudah ditetapkan.

“Sudah lama kita tidak mengangkat kegiatan besar di organisasi ini, mengingat harumnya nama Muhammadiyah di Sukomananti dulunya, mari kita mambangkik batang tarandam untuk memajukan kembali Muhammadiyah Sukomananti,” ujarnya.(melati)


Editor : Musriadi Musanif