Bus Ringsek, 10 Penumpang Luka-Luka

Bus penumpang mengalami kecelakaan tunggal
Bus penumpang mengalami kecelakaan tunggal

JakartaKecelakaan tunggal melibatkan sebuah bus terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Muhajir, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Minggu (6/9/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua dari 12 penumpang meninggal dunia, sedangkan 10 lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu terjadi saat bus tengah melaju di ruas Jalan Trans Sulawesi. Kendaraan diduga mengalami masalah pada sistem pengereman hingga kehilangan kendali dan keluar dari badan jalan.

Belum diketahui secara pasti kronologi maupun penyebab bus tersebut sampai mengalami kecelakaan. Namun, kondisi kendaraan setelah insiden cukup parah dengan bagian badan bus mengalami kerusakan berat.

Dari 12 orang yang berada di dalam bus, satu penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara seorang korban lainnya sempat dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan, tetapi akhirnya meninggal dunia ketika menjalani perawatan di puskesmas.

Baca Juga  Enam Orang Meninggal, Bus Wisata Tabrak Pagar Rumah di Jalur Bromo

Kanit Gakkum Lakalantas Polres Mamuju Tengah, Bripka Junaedi Anto, membenarkan adanya dua korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.

“Korban yang meninggal dunia berjumlah dua orang. Satu meninggal di lokasi kejadian dan satu lagi meninggal setelah mendapat perawatan di puskesmas terdekat,” kata Junaedi saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026).

Adapun 10 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Mereka segera dievakuasi untuk memperoleh penanganan medis, dengan sejumlah korban menjalani perawatan di Puskesmas Lara.

Beberapa korban yang memerlukan penanganan lebih intensif kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan kondisi seluruh penumpang yang menjadi korban kecelakaan.

Pasca kejadian, polisi melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Junaedi menyebut pihaknya masih mendalami berbagai kemungkinan yang menjadi faktor pemicu kecelakaan, termasuk kondisi jalan, faktor pengemudi, maupun persoalan teknis pada kendaraan.

Baca Juga  Bencana Banjir dan Longsor Landai 34 Kecamatan di Sukabumi

“Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor jalan, kelalaian pengemudi, ataupun masalah teknis kendaraan,” ujarnya.

Selain melakukan penyelidikan, petugas gabungan juga masih menangani proses evakuasi bus dari lokasi kecelakaan. Polisi mengimbau para pengguna Jalan Trans Sulawesi untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi ruas jalan yang berpotensi rawan kecelakaan.(des*)