Sport  

Kedekatan Pemain Jadi Kunci, Ole Romeny Ungkap Harmoni di Skuad Garuda

Ole Romeny menganggap Marselino Ferdinan seperti adik sendiri.
Ole Romeny menganggap Marselino Ferdinan seperti adik sendiri.

Fativa.id – Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengungkapkan kedekatannya dengan rekan setimnya, Marselino Ferdinan. Ia bahkan menyebut gelandang muda tersebut sudah seperti adik sendiri, karena hubungan yang terjalin baik di luar maupun di dalam lapangan berdampak pada kekompakan tim saat bertanding.

Chemistry Kuat di Lini Serang Timnas Indonesia

Dalam laga uji coba melawan Mozambik yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam WIB, Ole Romeny dan Marselino sama-sama menjadi andalan di lini depan Timnas Indonesia. Keduanya juga ditopang oleh Ragnar Oratmangoen dalam skema 3-4-3 yang diterapkan pelatih John Herdman.

Sepanjang pertandingan, permainan Indonesia terlihat mengalir dengan baik, baik saat membangun serangan maupun ketika bertahan. Transisi cepat dari bertahan ke menyerang menjadi salah satu kekuatan utama yang terus terlihat selama laga berlangsung.

Gol tunggal kemenangan Indonesia tercipta lewat skema serangan balik cepat. Ragnar mengirim umpan terobosan matang yang kemudian berhasil dimaksimalkan oleh Ole Romeny pada menit ke-11. Hasil akhir pertandingan pun berkesan manis, dengan Indonesia menang tipis 1-0 atas Mozambik.

Baca Juga  Istana Negara dan Garuda, Simbol Kegotongroyongan dalam Pembangunan IKN

Hubungan di Luar Lapangan Bantu Performa

Menurut Ole, kekompakan yang terlihat di lapangan tidak lepas dari hubungan baik antar pemain di luar pertandingan. Ia menyebut kedekatannya dengan Marselino membuat keduanya lebih mudah memahami pergerakan masing-masing.

“Hubungan saya dengan Lino sangat baik,” ujar Ole Romeny dalam konferensi pers usai laga.

“Kami sering menghabiskan waktu bersama di Oxford United, jadi dia sudah seperti adik bagi saya,” lanjutnya.

Ole menambahkan bahwa komunikasi dan pemahaman permainan di antara mereka sudah terbentuk dengan baik, sehingga memudahkan dalam membaca pergerakan saat pertandingan.

“Kami bisa saling mengerti kapan harus bergerak atau masuk ke kotak penalti. Kami sangat menikmati bermain bersama,” ucapnya.

Baca Juga  Mauro Zijlstra dan Empat Pemain Keturunan Lain yang Mungkin Memperkuat Timnas Indonesia

Dampak Positif untuk Timnas Indonesia

Tidak hanya dengan Marselino, Ole juga menilai chemistry dengan Ragnar Oratmangoen turut memberi dampak positif bagi permainan tim. Menurutnya, kedekatan antar pemain membuat gaya bermain Timnas Indonesia menjadi lebih cair dan menyenangkan.

“Begitu juga dengan Ragnar. Kami bermain sesuai gaya yang kami sukai dan menikmati setiap momennya di lapangan. Kami ingin menunjukkan itu juga kepada para suporter,” tutup Ole Romeny.(BY)