Pariaman – Kerusakan struktur sheet pile di aliran Batang Piaman, tepatnya di sekitar Jembatan Jati, hingga kini belum mendapat penanganan dari pihak terkait di daerah tersebut.
Kondisi kerusakan tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Saat ini, sebagian sheet pile yang mengarah ke area jembatan terlihat mulai miring dan dikhawatirkan dapat roboh. Jika kondisi ini dibiarkan, kerusakan dikhawatirkan akan semakin meluas di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan, panjang kerusakan diperkirakan lebih dari 20 meter. Beberapa bagian sheet pile bahkan sudah patah dan ambruk ke arah aliran sungai, sehingga struktur penahan tanah tersebut tidak lagi menyatu secara utuh seperti semula.
Selain itu, area yang mengalami kerusakan kini juga dipenuhi semak dan tanaman liar, sehingga terlihat kurang terawat. Di dasar sungai pada titik tersebut, aliran air membentuk pusaran yang berpotensi mempercepat proses pengikisan atau erosi pada bagian tebing di sekitarnya.
Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Pariaman, Yoni Gusrianto, pada Selasa (26/5/2026) menyampaikan bahwa kerusakan sheet pile tersebut memang sudah berlangsung cukup lama.
Ia menjelaskan bahwa sheet pile merupakan aset milik pemerintah daerah, dan kerusakan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar di empat lokasi. Namun, perbaikan masih terkendala keterbatasan anggaran yang tersedia.
Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari solusi penanganan dengan menjalin koordinasi bersama pemerintah provinsi serta Balai Wilayah Sungai Sumatera V.
“Untuk saat ini kami terus berusaha agar ada penanganan lanjutan. Mudah-mudahan segera ada hasil yang bisa direalisasikan,” ujar Yoni Gusrianto.(des*)












