CPN Kantongi Hak Kelola Terminal Chandra, Kontrak Konsesi Capai 56 Tahun

Kemenhub Serahkan Konsesi Pelabuhan Nusantara Selama 56 Tahun ke Perusahaan Milik Prajogo Pangestu.
Kemenhub Serahkan Konsesi Pelabuhan Nusantara Selama 56 Tahun ke Perusahaan Milik Prajogo Pangestu.

Jakarta – Kementerian Perhubungan memberikan hak konsesi pengelolaan Terminal Chandra Pelabuhan Nusantara di kawasan Pelabuhan Banten kepada PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN) untuk jangka waktu 56 tahun. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

CPN bergerak di sektor layanan kepelabuhanan dan pengembangan infrastruktur, serta memiliki keterkaitan dengan grup usaha milik Prajogo Pangestu.

Penandatanganan perjanjian konsesi dilaksanakan pada Selasa (26/5) di kantor Kementerian Perhubungan. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, bersama Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Riva’i.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kinerja layanan pelabuhan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Ia menilai kolaborasi tersebut akan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, memperbaiki efisiensi pengelolaan serta pemeliharaan fasilitas pelabuhan, sekaligus menambah penerimaan negara melalui skema Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari konsesi.

Baca Juga  Gejolak Global Dorong Lonjakan Impor Emas Indonesia

Menurutnya, kesepakatan konsesi berlaku selama 56 tahun dengan kontribusi sebesar 5 persen dari total pendapatan bruto.

Masyhud juga menekankan bahwa investasi di sektor kepelabuhanan, khususnya di wilayah Banten, memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi. Infrastruktur yang baik diyakini dapat memperlancar sistem logistik nasional.

Ia menambahkan bahwa pengembangan layanan pelabuhan di lokasi tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian setempat.

Di sisi lain, Direktur CPN Edi Riva’i menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan KSOP Kelas I Banten, atas kepercayaan yang diberikan.

Ia menyebut penandatanganan konsesi ini sebagai momen penting untuk memperkuat sistem logistik nasional, terutama dalam mendukung industri petrokimia dan manufaktur.

Menurut Edi, CPN memiliki posisi strategis sebagai salah satu badan usaha pelabuhan swasta yang terintegrasi dengan kawasan industri kimia, sekaligus termasuk fasilitas pelabuhan terpadu berskala besar di Indonesia.

Baca Juga  Pemerintah Andalkan Belanja Ramadan dan THR untuk Perkuat Ekonomi Awal Tahun

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa konsesi ini menjadi dasar penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kepastian usaha dan kualitas layanan operasional pelabuhan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, pihaknya berkomitmen mengelola pelabuhan secara profesional, aman, efisien, serta berorientasi pada prinsip keberlanjutan.(BY)