Berita  

Mentan Amran Dinobatkan Tokoh Inspiratif Nasional di Milad ke-28 KAMMI, Kinerja Cepat Sektor Pertanian Diakui

Jakarta, Fativa.id,

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional pada malam puncak Milad ke-28 PP KAMMI yang digelar pada 17 April 2026. Penghargaan ini diberikan atas capaian kinerja dalam memperkuat produksi pangan nasional, terutama keberhasilan mendorong swasembada beras dalam waktu relatif singkat.

Capaian tersebut diperkuat dengan data stok beras nasional yang mencapai 5 juta ton di gudang Perum Bulog per 23 April 2026. Peningkatan ini menunjukkan lonjakan produksi dan serapan yang signifikan dalam satu tahun terakhir.

Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) PP KAMMI menilai capaian tersebut sebagai langkah maju dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Namun, LHK PP KAMMI juga menyoroti bahwa peningkatan produksi belum sepenuhnya diikuti dengan penurunan harga beras di tingkat pasar.

Ketua Bidang LHK PP KAMMI, Aulia Furqon, mengatakan, “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, peningkatan produksi harus diikuti dengan penurunan harga agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.”

Baca Juga  Ketua Humas Paguyuban Guru Pandawa Kabupaten Rembang, Belum ada Satu Calon yang Merapat

Furqon menambahkan bahwa kondisi stok yang tinggi tetapi belum berdampak signifikan terhadap harga menunjukkan masih adanya persoalan dalam distribusi dan tata niaga pangan.

Sementara itu, Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi K, menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah di sektor pertanian.
“Keberhasilan ini harus dilanjutkan dengan memastikan harga beras tetap stabil dan terjangkau di tengah masyarakat,” ujarnya.

Jundi juga menambahkan bahwa dengan kinerja yang terus menunjukkan tren positif, diharapkan Indonesia dapat segera mencapai swasembada pangan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani serta keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat luas.

Secara umum, kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan sektor pangan tidak hanya terletak pada peningkatan produksi, tetapi juga pada efektivitas distribusi dan stabilisasi harga. Tanpa perbaikan pada aspek tersebut, peningkatan stok berpotensi tidak memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

Baca Juga  Pengembangan Kapal Induk Otonom: Langkah Strategis Indonesia Jaga Kedaulatan Laut

Penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional dari PP KAMMI menempatkan Menteri Pertanian sebagai figur dengan capaian kinerja yang diakui. Namun, keberhasilan tersebut akan diuji oleh kemampuan pemerintah dalam memastikan hasil produksi yang melimpah dapat diakses masyarakat dengan harga yang terjangkau.