Lunukbasung – Tanah longsor menutup total jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui Sicincin–Balingka, tepatnya di kawasan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Selasa sore.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, Roza Syafdefianti, menyampaikan pada Rabu di Lubuk Basung bahwa longsor terjadi di KM 72+800, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak.
“Material tanah dan batu menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan belum bisa melintas,” ujarnya.
Lokasi longsor berada di jalan yang sebelumnya terban akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Saat ini, perbaikan jalan sedang dilakukan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Pemerintah Kabupaten Agam telah berkoordinasi dengan pihak HKI untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan.
“Alat berat dari PT HKI sudah diturunkan untuk menyingkirkan tanah dan batu yang menutupi jalan,” kata Roza.
Ia menambahkan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, sementara kondisi tanah masih labil. Masyarakat dan pengendara dihimbau untuk sementara menghindari jalur tersebut dan waspada terhadap kemungkinan longsor susulan.
“Hindari melewati jalan ini dan tetap waspada karena cuaca masih berpotensi hujan,” pungkasnya.(des*)












